Implementasi Konsep FRBR Pada Portal Austlit

PENDAHULUAN
Pada bulan Juli 2008, eResearch Lab di University of Queensland telah bekerja dengan komunitas Sastra Australia melalui proyek portal web eResearch yang dinamakan AustLit (Aus-e-Lit, 2009), mereka mengembangkan portal ini untuk para cendekiawan bidang sastra Australia. AustLit ini sendiri merupakan sebuah kolaborasi nirlaba antara Perpustakaan Nasional Australia dan dua belas Universitas di Australia, seperti diantaranya yaitu University of Queensland, Monash University, University of Sidney, dan lain sebagainya.

AustLit menyediakan sumber daya penting bagi para cendekiawan melakukan penelitian ke dalam banyak aspek dari warisan sastra Australia serta sejarah budaya tercetak.  Portal ini juga berfungsi rebagai rujukan utama untuk para akademisi yang berkecimpung pada penelitian dan pengajaran sebagai sumber informasi tentang karya sastra Australia. Para anggota, agen dan organisasi yang terlibat dalam penciptaan publikasi.

Portal AustLit (Aus-e-Lit, 2009) menyediakan akses ke koleksi bibliografi dan teks lengkap serta menyediakan mekanisme untuk penyebaran dan penyebaran jasa eResearch yang dikembangkan melalui proyek AustLit. Jumlah bibliografi yang dimiliki oleh AustLit sementara saat ini, yakni terdiri dari 747.476 work, 134.050 agent, dan 29.707 subject. Data-data AustLit diproduksi, ditampilkan, diperbaharui oleh tim yang beranggotakan para indexer, peneliti, programmer, dan web designer.

AustLit didanai oleh Departemen Inovasi, Industri, Sains dan Penelitian (DIISR) Australia melalui National eResearch Arsitektur Taskforce (NEAT), di bawah Strategi Penelitian Infrastruktur Nasional Collaborative (NCRIS). AustLit didanai melalui hibah Australia Research Council, universitas mitra dan pendapatan dari pihak yang berlangganan.

KONSEP FRBR
Pada dasarnya yang menjadi dasar layanan untuk model data pada AustLit adalah FRBR (Functional Requirements Bibliographic Record) yang merupakan konsep dasar RDA (Resource Description and Access) yang pertama. Konsep FRBR dikembangkan oleh IFLA (International Federation of Library Association) pada tahun 1998, yaitu khusus secara teknis untuk mewakili hubungan bibliografi dan menerapkan model relasi entitas dari suatu sumber informasi.
  
Model ini digunakan sebagai langkah perubahan untuk meninggalkan konsep rekaman tunggal yang digunakan dalam sistem pengkatalogan sebelumnya (Hart, 2010). Konsep ini menggunakan model entity-relationship yang mendukung empat tingkat representasi untuk sumber bibliografi yaitu work, expression, manifestation, dan item.

Khusus untuk work  dan expressions, kedua entitas ini  merefleksikan  produk  intelektual atau karya artistik dalam wujud yang masih abstrak, misalnya ide, konsep, alur cerita, dan lain sebagainya. Jika work merupakan konsep abstrak yang ada dalam tacit knowledge pengarang, atau penulis, expression lebih kepada proses bagaimana work tersebut direalisasikan.

Ada pun pembagian internal entitas dalam grup satu memiliki titik pemahaman yang penting. FRBR memberi patokan bahwa produk intelektual atau artistic meliputi jenis entitas sebagai berikut:
work, ciptaan intelektual atau artistik yang berbeda.
expression, realisasi intelektual atau artistik karya.
manifestation, perwujudan fisik dari ekspresi karya.
item, sebuah contoh tunggal dari sebuah manifestasi.

FRBR juga menetapkan hubungan antar kelas entitas yang terdapat dalam grup satu sebagai berikut:
• Suatu work diwujudkan melalui satu atau lebih expresision.
• Masing-masing expresision dapat diwujudkan dalam satu atau lebih manifestation
• Masing-masing manifestation dapat dicontohkan atau direpresentasikan oleh satu atau lebih item.  

Untuk memaksimalkan tujuan AustLit, pihak developer mengembangkan ontologi OWL yang didasarkan pada FRBR RDF model (Davis dan Newman, 2005) dan ontologi Bibliografi tambahan yang dipilih (D’Arcus dan Giasson, 2009). Ontologi tersebut digunakan untuk menggambarkan sumber daya dalam koleksi AustLit. Hal ini juga digunakan untuk label hubungan antar komponen dalam objek majemuk.

Implemetasi Konsep FRBR pada Portal AustLit
Disini akan coba dijelaskan bagaimana layanan portal ini dikombinasikan dengan implementasi konsep FRBR untuk merampingkan dan memudahkan kolokasi sumber daya (resource) oleh para pengguna AustLit untuk tujuan penelitian maupun kegiatan pengajaran. Hasil yang dapat dilihat garis lanjutan dari karya turunan; atau berkaitan dengan objek berbeda untuk tema tertentu, bisa juga untuk menemukan dan menangkap hubungan yang sebelumnya tidak dikenal antara sumber daya digital tertentu, yang mencakup work, expression, manifestation dan item. Misalnya, disini akan diambil contoh Novel Voss dengan pengarang Patrick White.

Voss dalam hal ini merupakan sebuah bentuk work.  Konsep Expressions menurut model data AustLit mewakili dari version sebuah work. Patrick White menulis novel Voss dengan versi asli dengan bahasa Inggris. Work (Voss) ini selanjutnya diterjemahkan dalam berbagai jenis bahasa, misalnya John Stickforth menerjemahkannya dalam bahasa Jerman. Voss dalam bahasa Jerman merupakan sebuah bentuk expressions atau version.

Perlu ditekankan bahwa konsep manifestation direpresentasikan sebagai publikasi (publication). Tahun 1958 Kiepenheuer dan Witsch menerbitkan Novel Voss karya Patrick White dan telah diterjemahkan dalam bahasa Jerman oleh John Stickforth. Terbitan hasil terjemahan Voss dalam bahasa Jerman pada tahun 1958 inilah yang disebut sebagai manifestation atau publikasi.

Salah satu keuntungan konsep FRBR ini yakni memudahkan dalam input data. Jika menggunakan FRBR, maka kita tidak perlu membuat input data setiap kali sebuah koleksi (content) yang sama, diterbitkan oleh penerbit maupun versi yang berbeda. Kita cukup mencantumkan sebuah work, dan jika ada versi atau publikasi terbaru, maka cukup menambahkan dari input data (work) yang pertama.

Pada cantuman Voss sebagai sebuah work, dilengkapi dengan nama pengarang, subjek, latar, dan bisa juga penghargaan yang diperoleh oleh Voss, media atau format Voss selain dalam bentuk buku, seperti Voss dalam bentuk rekaman suara, resensi novel, dan huruf Braille. Sebuah work berjudul Voss tersebut, terbit tahun 1957 pertama kali. Voss dalam perjalanannya dari masa ke masa telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa (inilah yang dikenal dengan konsep expression) dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit (inilah yang dikenal dengan konsep manifestation).

Setiap expressions yang berbeda, Voss (work) menghasilkan berbagai manifestation. Berbagai manifestation tersebut berhubungan dengan penerbitan dan cetakan dari Voss. Sebagai contoh, expression Voss dalam bahasa Jerman yang telah diterjemahkan oleh John Stickforth, memiliki 4 bentuk manifestations, yakni:
• Terbit tahun 1958 oleh penerbit Kiepenheur Witsch, dengan jumlah 451 halaman. Penerbit ini menghasilkan dua bentuk manifestation dari Voss, yaitu terbit tahun 1958 dan tahun 1973
• Terbit tahun 1973 oleh penerbit Reinbek, dengan jumlah 450 halaman dengan ISBN 3499117606
• Terbit tahun  [1974] oleh penerbit Stuttgart
• Terbit tahun 1987 oleh penerbit Leipzig dengan ISBN 3379000892.

Perlu diketahui pada cantuman dari setiap manifestation, disertai dengan tahun terbit, jumlah halaman dan bahkan ISBN dari terbitan tersebut. AustLit memiliki sumber informasi dengan contoh judul Voss di atas. Sejak diterbitkan pertama kali, Voss telah sering dicetak ulang, dan diterjemahkan. Supaya memudahkan dalam membuat cantuman data dari semua terbitan dengan judul Voss, maka input data yang dilakukan AustLit, adalah work dengan judul Voss bersama dengan semua atribut yang dimiliki oleh sebuah work tersebut.

PENUTUP
FRBR memiliki banyak potensi untuk mendorong kemajuan pengorganisasian informasi pada Portal AustLit. Seperti yang telah dilihat pada cantuman bibliografi dengan Novel Voss di atas. Secara khusus menyediakan suatu model konseptual desain katalog yang menjanjikan efektivitas pengorganisasian informasi serta preservasi ide dasar dari suatu karya artistik maupun intelektual di Australia bahkan dunia. FRBR membawa konsep pemahaman yang lebih luas dalam sistem pengkatalogan, yang mana semula hanya terbatas pada item yang dimiliki, kini sistem pengkatalogan dilakukan pada tataran manifestasi agar tercipta suatu sistem global bagi standar pengkatalogan dengan harapan dapat tercipta suatu sistem yang memperluas akses pengguna dalam proses temu kembali informasi tertama untuk dunia digital.
 
DAFTAR PUSTAKA

Aus-e-Lit, 2009. “Collaborative Integration and Annotation Services for the Australian Literature Communities.” Pada http://www.itee.uq.edu.au/~eresearch/projects/aus-e-lit diakses 23 April 2012.

AustLit, 2012. “The Australian Literature Resource.” Pada http://austlit.edu.au diakses 22 April 2012

Davis, I., Newman, R. 2005. “Expression of Core FRBR Concepts in RDF.” Pada http://vocab.org/frbr/core diakses 23 April 2012.

D’Arcus B. and Giasson, F. 2009. “Bibliographic Ontology Specification.” Pada http://bibliontology.com diakses 23 April 2012.

Hart, Amy. 2010. The RDA Primer: a Guide for Occasiona Cataloger. California: Linworth.