Kajian Paket Informasi Perkebunrayaan

Pendahuluan
Berita seputar Kebun Raya banyak diliput oleh media massa baik lokal maupun nasional, hal ini membuktikan bahwa keberadaan Kebun Raya selalu menarik untuk disajikan kepada masyarakat secara lebih luas. Sepanjang tahun 2010 banyak berita penting dan menarik yang di liput media massa cetak maupun elektronik, diantaranya liputan kegiatan ulang tahun Kebun Raya Bogor (KRB) yang ke 193, Kebun Raya Bogor menggelar beberapa kegiatan diantaranya; Peresmian Perpustakaan Digital Kebun Raya Bogor, Penandatanganan kerjasama pembangunan Kebun Raya (KR) Lombok, KR Kuningan, KR Samosir, peluncuran tiga buku yaitu; 1. Flora Sumatera, 2. Katalog Kebun Raya Bogor, 3. Buku Pedoman Spesies Prioritas untuk dikonservasi, serta kegiatan lainnya.

Berkaitan dengan banyaknya liputan tentang Kebun Raya, Perpustakaan KRB berkepentingan untuk mengkompilasi semua berita yang terliput dan menyajikannya kembali dalam bentuk kliping/Paket informasi, hal ini sesuai dengan tugas dan fungsi perpustakaan sebagai pengelola dan penyebarluasan informasi, paket informasi ini dibuat untuk kemudahan dan kecepatan pengguna mendapatkan informasi dan sebagai bahan evaluasi kepada lembaga terkait dalam hal ini Kebun Raya Bogor, LIPI dan instansi lainnya yang berkepentingan terhadap perkembangan Kebun Raya.

Artikel ini mengkaji publikasi Perpustakaan Kebun Raya Bogor, yaitu Paket Informasi Perkebunrayaan dan LIPI, tahun 2010, isinya memuat liputan berita Kebun Raya dan LIPI dari berbagai media massa baik secara cetak maupun elektronik. Paket info ini dikumpulkan dari lima judul koran yang dilanggan Perpustakaan KRB seperti; Kompas, Republika, Radar Bogor, jurnal Bogor, Pikiran Rakyat, ditambah dengan media massa elektronik.

Tujuan
1. Mengetahui topik berita yang paling banyak diliput
2. Media massa apa saja yang paling banyak meliput.

Manfaat
1. Sebagai media penyebarluasan informasi
2. Sebagai bahan evaluasi bagi lembaga terkait.

Metode
Data primer diperoleh dari Paket informasi Perkebunrayaan dan LIPI tahun 2010 yang diolah dalam program microsoft excel dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Data tersebut dianalisis secara deskriptif.

Paket Informasi
Paket informasi yang dimaksud dalam artikel ini adalah berupa kliping, kumpulan berita dari berbagai sumber media massa yang disusun kembali oleh perpustakaan. Pengertian kliping menurut American Library Association Glossary of Library Terms (1943: 43); ”clippings or clipping file: a collection of clipping from current newspaper and periodicals and other sources, arranged in some definite order in a vertical file. Also called clipping collection.” Kliping yaitu kumpulan guntingan surat kabar, majalah maupun sumber lain yang sedang/akan menarik perhatian, disusun dengan sistem tertentu dalam suatu susunan. Ditambahkan pengertian kliping menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990) bahwa kliping adalah “Guntingan artikel berita dari surat kabar, majalah dan sebagainya kemudian menempelkannya pada kertas lain untuk dokumentasi”.

Dari beberapa pengertian diatas kliping dapat berupa segala sesuatu yang baru, yang sedang dan akan menarik masyarakat yang dimuat surat kabar, majalah maupun sumber lain kemudian digunting lalu disusun dengan sistem tertentu. Oleh karena itu fungsi kliping sangat penting bagi mereka yang ingin mengetahui segala sesuatu yang baru.

Tujuan kliping menurut Lasa, 1990. adalah : 1. Menyimpan dan melestarikan kekayaan intelektual manusia, 2. Menyebarluaskan gagasan, ide seseorang kepada orang lain, 3. Merangkum beberapa pemikiran dalam suatu bidang, 4. Memupuk kreatifitas seseorang, 5. Menunjang pokok bahasan tertentu, 5. Menunjang kegiatan intelektual seperti menyusun paper, makalah, skripsi maupun penulisan artikel dan lain-lain. Berikut kajian berita yang diliput dan media yang meliput informasi perkeburayaan dan LIPI tahun 2010.

Hasil dan Pembahasan

Subyek Pemberitaan
Liputan berita tentang Perkebunrayaan dan LIPI dibagi ke dalam delapan kategori pemberitaan yaitu :
1. Pembangunan Kebun Raya Daerah,
2. Kebun Raya Bogor, yang terbagi lagi menjadi beberapa sub ketegori sebagai berikut: 1. Kegiatan HUT KRB, 2. Spesies prioritas, 3. Kunjungan negara, 4. Pariwisata, 5. Perpustakaan digital, 6. Manajerial, 7.pendidikan lingkungan, 8. Rafflesia, 9. Bunga bangkai, 10. Pemeliharaan koleksi,11. Burung di KRB
3. Keanekaragaman hayati.
4. LIPI
5. Kebun Raya Cibodas
6. Kebun Raya Purwodadi
7. Kebun Raya Bali,
8. Duta Kebun Raya Indonesia.

Pembagian kategori dilakukan untuk kebutuhan dan kemudahan pengolahan data, berikut data beberapa kategori diatas yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram lingkaran.

Berdasarkan data diatas dari total 116 judul pemberitaan yang dimuat, berita tentang tumbuhnya Rafflesia Patma di Kebun Raya Bogor diliput sebanyak 20,2% atau 23 pemberitaan, berita ini berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke Kebun Raya Bogor, mekarnya Rafflesia Patma pada tanggal 3 Juni 2010 merupakan peristiwa penting karena setelah 80 tahun penelitian, peneliti KRB berhasil membudidayakan tanaman ini diluar habitat aslinya sehingga merupakan kebanggaan dan suatu prestasi penelitian, oleh karena itu KRB menggelar konferensi pers dan menyebarkan press release, membuat beberapa spanduk di beberapa area strategis, penyebaran informasi di media online, seperti di web Kebun Raya Bogor, dll.

Urutan kedua kegiatan yang banyak diliput yaitu pemberitaan tentang Pembangunan Kebun Raya Daerah sebanyak 11,4 persen atau 13 pemberitaan, berita ini banyak diliput karena pada acara HUT KRB yang ke 193, dilaksanakan penandatanganan kesepakatan kerjasama pembangunan Kebun Raya antara Kebun Raya Daerah dengan Kebun Raya Bogor, pada kesempatan ini KRB juga mengundang beberapa wartawan dari beberapa media massa.

Selanjutnya berita tentang KRB sebagai tempat tujuan wisata sebanyak 8,8 persen 10 liputan. Dilanjutkan liputan keempat tentang Peresmian Perpustakaan Digital sebanyak 7 persen atau 8 liputan, dalam peresmian ini perpustakaan menayangkan film tentang perpustakaan digital di ruang perpustakaan yang dihadiri oleh para pimpinan LIPI dan para undangan termasuk para wartawan.

Media Massa Cetak
Menurut Cangara (2006), media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak, sedangkan pengertian media massa sendiri alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti surat kabar, film, radio dan televisi.

Dalam kajian ini data diambil dari lima surat kabar tercetak yang dilanggan perpustakaan seperti : 1. Kompas, 2. Pikiran Rakyat, 3. Jurnal Bogor, 4. Radar Bogor, 5. Republika, ditambah dengan media cetak lainnya seperti Gatra dan Solo Pos.

Berikut beberapa media massa cetak yang meliput tentang Kebun Raya disajikan dalam bentuk tabel 2.

Berdasarkan tabel 2 diatas koran yang paling banyak meliput tentang perkebunrayaan adalah urutan pertama Kompas sebanyak 37,1 persen, 10 liputan, urutan kedua oleh Jurnal Bogor sebanyak 25.9 persen atau 7 liputan dan urutan ketiga oleh Radar Bogor, sebanyak 18,5% atau 5 liputan.

Media Massa Elektronik
Media massa elektronik/online terdiri dari beberapa jenis, pada kajian ini pembahasan terfokus pada koran elektronik yaitu sumber berita yang didapat berbasiskan internet. Media massa elektronik juga dikenal dengan istilah Newsnet yaitu database online yang menyediakan berita yang tertulis lengkap dan juga berita yang didapat dari jaringan kantor berita.(Adam, Rainer.2000). Berikut beberapa media massa elektronik yang meliput tentang perkebunrayaan, disajikan pada tabel 3 berikut:

 

Berdasarkan data diatas koran elektronik yang paling banyak meliput tentang perkebuntayaan adalah kompas.com sebanyak 20.1 persen atau 18 liputan, diurutan kedua Tempointeractive.com sebanyak 7,9 persen atau 7 liputan dan diurutan ketiga yaitu Okezone.com sebanyak 5,5 persen atau 5 liputan.

Kesimpulan dan Saran:
Berdasarkan kajian Paket Informasi Perkebunrayaan dan LIPI, tahun 2010, isinya memuat liputan berita kebun raya dan LIPI dari berbagai media massa baik secara cetak maupun elektronik, pemberitaan yang menempati urutan teratas adalah berita tentang Rafflesia Patma sebanyak 20,2% atau 23 pemberitaan, urutan kedua tentang pembangunan kebun raya daerah dan urutan ketiga pemberitaan tentang kebun raya raya bogor sebagai tempat wisata. Sedangkan media massa cetak yang banyak meliput tentang perkebunrayaan adalah koran kompas, kedua jurnal bogor, ketiga radar bogor. Untuk media massa online yang paling banyak meliput yaitu kompas.com, kedua Tempointeractive.com, dan ketiga Okezone.com.

Disarankan agar pustakawan perlu lebih aktif lagi mencari sumber pemberitaan yang berkaitan dengan perkebunrayan dan LIPI, dan hasil kompilasinya diberikan kepada pimpinan lembaga terkait sebagai bahan evaluasi lembaga dan informasi publikasi perpustakaan.

Daftar pustaka:

1. Lasa, HS. 1990. Pengelolaan Terbitan Berkala. Yogjakarta: Kanisius, hal. 103-108

2. ALA. American Library association glossary of library terms. 1943. hal 43.

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1990. Jakarta: Balai Pustaka. Hal 446

4. Cangara, H. Hafied. 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo.

5. Adam, Rainer. 2000. Politik dan radio, buku pegangan bagi jurnalis radio. Jakarta: Sembrani Aksara Nusantara. Hal 215