Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-16 : Dorong Transformasi Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan

Gallery image

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-16 : Dorong Transformasi Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan

Tanjung Pinang, 21 Agustus 2025 – Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-16 resmi diselenggarakan pada 19 – 21 Agustus 2025 di Aston Tanjung Pinang Hotel and Conference Center, Kepulauan Riau, dengan mengusung tema Transformasi Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan”.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Prof E. Aminudin Aziz yang didampingi oleh Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Agung Dhamar Syakti, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepulauan Riau, Arif Fadillah (mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad), serta Wakil Ketua forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI), Ida Fajar Priyanto.

Konferensi ini diikuti oleh 125 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, yang berasal dari perpustakaan perguruan tinggi, Kementerian/Lembaga, dinas perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah, hingga perwakilan dari perpustakaan keduataan besar Australia. Keikutan lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam mendorong transformasi layanan perpustakaan di era digital.

Hadirkan Pemateri Nasional dan Internasional

KPDI ke-16 menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, diantaranya:

  •        Ahmad Najib Burhani, Dirjen Sains dan Teknologi, Kemendiksaintek
  •        Ghazali Mohamed Fadzil, Ketua Persatuan Pustakawan Malaysia
  •        Christopher Khoo, Nanyang Technological University, Singapura
  •        Ida Fajar Priyanto, Univeristas Gadjah Mada/FPDI

Tujuan dan Isu Strategis

Konferensi ini bertujuan untuk:

  • Menyampaikan perkembangn kebijakan dan regulasi terkait transformasi digital perpustakaan
  • Mendorong inovasi layanan berbasisi teknologi dan kecerdasan buatan
  • Meningkatkan sinergi antar Lembaga pengelola perpustakaan
  • Menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antar praktisi, akademis, dan peneliti
  • Menggali khasanah kearifan local sebagai bagian dari dokumentasi budaya nasional

Dari konferensi ini diharapkan menjadi suatu Langkah strategis dalam pengembangan kerangka perpustakaan digital Indonesia yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Subtema dan Isu Strategis

Melalui tema besar “Transformasi Digital: Peluang, Tantangan, dan Kesiapan Perpustakaan di Era Kecerdasan Buatan”, KPDI ke-16 membahas sejumlah subtema penting, antara lain:

  •     Literasi Media, Data, dan Kecerdasan Buatan, Pemberdayaan masyarakat dan penguatan peran pustakawan
  •         Perilaku dan Etika Informasi dalam Masyarakat Digital, Penggunaan serta etika AI
  •      Kecerdasan Buatan, Robot, & Aplikasi di Perpustakaan, Pelestarian documenter berbasis AI
  •      Ketahanan dan Keamanan Perpustakaan Digital, Pengelolaan informasi yang aman dan kolaboratif

Konferensi ini juga dirangkaikan dengan sesi presentasi makalah, forum diskusi, lokakarya, serta pameran inovasi perpustakaan digital. Pengetahuan, pengalaman serta jejaring yang diperoleh diharapkan mampu menjadi fondasi untuk pengembangan kebijakan, layanan, dan sistem perpustakaan yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman terutama dalam menghadapi tantang dan peluang di era kecerdasan buatan.

Hasil dari konferensi diharapkan dapat menjadi rujukan strategis dalam pengembangan kebijakan nasional dan daerah di bidang perpustaaan digital, serta meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di seluruh Indonesia.

 

Galeri