Kompetensi SDM Tentukan Kualitas Layanan Perpustakaan
Jakarta – Humas Perpusnas. Kualitas layanan perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan koleksi dan kecanggihan teknologi, tetapi juga kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya.
“Pengembangan kompetensi SDM merupakan investasi strategis bagi kemajuan perpustakaan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” tegas Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Agus Sutoyo, dalam amanat apel pagi, Senin (19/10/2026).
Agus menilai, perkembangan teknologi digital dan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang semakin cepat menuntut SDM perpustakaan untuk terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, pengembangan kompetensi tidak sekadar mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikat, tetapi harus mampu meningkatkan keterampilan dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas kerja.
“Pustakawan tidak cukup hanya menguasai tugas-tugas kepustakawanan, namun juga perlu mengembangkan kemampuan literasi digital, pengelolaan sumber informasi elektronik, pemanfaatan teknologi, pengelolaan data, komunikasi, dan berbagai kompetensi lain yang relevan dengan perkembangan layanan perpustakaan,” jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, lanjut Agus, Pusat Pembinaan Pustakawan Perpusnas juga mendorong pengembangan standar kompetensi serta penguatan sertifikasi dan uji kompetensi Jabatan Fungsional Bidang Perpustakaan.
“Saat ini Pusat Pembinaan Pustakawan sedang melakukan proses penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Perpustakaan, yang akan memasuki tahap konvensi nasional RSKKNI, yaitu forum musyawarah untuk mencapai konsensus dari masyarakat sektor profesi guna menyepakati Rancangan SKKNI menjadi SKKNI bidang perpustakaan yang sah,” paparnya.
Menutup amanatnya, Agus mengajak seluruh pegawai Perpusnas untuk menjadikan pengembangan kompetensi sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita bangun kerja sama yang erat, saling melengkapi, dan berorientasi pada hasil. Saya percaya, dengan komitmen bersama dan semangat untuk terus belajar, kita dapat membangun SDM perpustakaan yang semakin kompeten dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.*** (RM, GAS/ED: BS/Dok: GAS)






