150 CPNS Perpusnas Ikuti Pembelajaran Klasikal Latsar 2025
Cilandak, Jakarta - Sebanyak 150 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mengikuti kegiatan pembelajaran klasikal dalam rangka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam pembentukan ASN yang profesional, berintegritas dan berkarakter.
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perpusnas, Triani Rahmawati, menyampaikan, bahwa Latsar bukan sekadar tahapan administratif, melainkan fondasi awal dalam membentuk aparatur negara yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai dasar ASN dan semangat pengabdian Kepada negara.
"Melalui Latsar, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dibentuk pola pikir dan sikap perilaku Sebagai ASN yang berorientasi pada Pelayanan public, akuntabel, dan berintegritas," ungkapnya dalam kegiatan Penyerahan Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2025, Minggu (14/12/2025).
Melalui kegiatan pembelajaran klasikal, lanjutnya, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai ASN, tetapi juga diarahkan untuk membangun pola pikir, sikap, dan perilaku yang berorientasi pada pelayanan publik, akuntabel, serta berintegritas.
"Proses ini menjadi titik awal transformasi CPNS menjadi aparatur negara yang memahami peran, tanggung jawab, dan etika birokrasi," lanjutnya.
Triani juga menekankan pentingnya pembinaan sikap dan perilaku sebagai salah satu aspek utama dalam Pelatihan Dasar. Untuk itu, peserta Latsar diserahkan kepada Tim Pusdiklat Teknis Fungsional Pertahanan guna mengikuti kegiatan pembinaan yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, ketangguhan, kebersamaan, kepemimpinan, serta loyalitas terhadap negara dan institusi.
"Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antar instansi yang sangat penting dalam mencetak ASN yang tangguh, disiplin, dan berkarakter kebangsaan," terangnya.
Ia menegaskan, sebagai bagian dari Perpusnas, CPNS diharapkan siap menjadi pelayan publik sekaligus agen perubahan dalam pembangunan literasi nasional.
"Diharapkan melalui rangkaian pembelajaran ini, Latsar dapat berjalan lancar dan melahirkan ASN Perpusnas yang tidak hanya cakap secara kompetensi, tetapi juga kuat dalam karakter dan integritas," tugasnya.
Reporter: Wara Merdeka
Dokumentasi: Andri Tri Kurnia
Galeri









