Deputi I Perpusnas Selaraskan Arah Kebijakan Lewat Sosialisasi Renstra 2025–2029
Salemba, Jakarta—Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi (Deputi 1) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Suharyanto, menyelenggarakan Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029, bertempat di Ruang Teater, Gedung A, Lantai 1, Senin (8/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan tinggi pratama, para pustakawan ahli utama, ketua kelompok kerja, tim penyusun Renstra, serta perwakilan pegawai di lingkungan Deputi I.
Suharyanto menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman seluruh jajaran Deputi I mengenai arah dan tujuan strategis Perpusnas dalam pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi. “Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh pegawai dapat memahami dan menginternalisasi visi, misi, dan tujuan strategis yang telah ditetapkan, sehingga kinerja dan kontribusi kita sebagai organisasi dapat semakin meningkat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarunit dan peningkatan kompetensi pegawai dalam menghadapi tantangan era digital. “Kita harus siap menjawab peluang dan tantangan di depan mata, sembari terus memperkuat kemampuan dan kerjasama lintas unit,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Suharyanto menyisipkan analogi inspiratif dari Benazir Bhutto yang menggambarkan bahwa kapal tidak diciptakan untuk diam di dermaga, melainkan untuk menghadapi gelombang di tengah lautan. “Begitu pula kita semua di ruangan ini. Kegagahan kita bukan terletak pada tampilan, tetapi pada kemampuan menjawab tantangan di dunia perpustakaan dan kepustakawanan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pegawai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Visi dan misi pribadi juga dinyatakannya sebagai pengingat untuk tetap berani, istiqomah, dan bekerja sepenuh hati dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Renstra oleh Ketua Tim Penyusun dan Tim Renstra Deputi I, Khosyi Alfin Maulana. Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta bertanya, berdiskusi, dan memberi masukan untuk penyusunan Renstra yang lebih komprehensif.
Khosyi memaparkan proses penyusunan dokumen Renstra yang telah melalui berbagai tahap diskusi, termasuk konsultasi dengan para Pustakawan Ahli Utama dan pejabat pimpinan tinggi pratama. “Penyusunan Renstra ini melalui proses panjang. Kami juga mengadakan beberapa quick meeting bersama jajaran JPT Pratama untuk memastikan seluruh masukan terakomodasi,” terangnya.
Deputi I mengampu enam fungsi utama Perpusnas, sambungnya, pembinaan, rujukan, penelitian, deposit, jejaring perpustakaan, serta pelestarian, yang seluruhnya berkaitan langsung dengan citra dan layanan publik Perpusnas. Ia menegaskan bahwa layanan harian seperti pengelolaan Ipusnas, aksesibilitas ruang layanan, hingga penyediaan ISBN memberikan kontribusi signifikan terhadap persepsi publik di berbagai platform, termasuk media sosial.
Renstra Deputi I disusun berdasarkan Peraturan Perpusnas Nomor 8 Tahun 2025 tentang Renstra Perpusnas 2025–2029. Penyusunan Renstra juga telah menerima masukan dari Biro Perencanaan dan Keuangan serta Inspektorat Perpusnas.
Reporter: Alditta Khoirun Nisa
Dokumentasi: Aji Anwar
Galeri










