Dua Program Perpusnas Jawab Tantangan Perkembangan AI
Jakarta - Perkembangan akal imitasi (AI) membawa dampak signifikan terhadap perilaku pemustaka. “Di Universitas Terbuka, kami melihat adanya penurunan kunjungan ke perpustakaan. Karena itu kami ingin berkonsultasi, bagaimana Perpusnas memandang dan menyikapi tantangan ini,” jelas Sri Sediyaningsih, Kepala Perpustakaan Universitas Terbuka (UT).
Ia mengemukakan hal itu dalam kunjungannya ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), pada Rabu, (21/1/2026). Audiensi ini bertujuan untuk membahas penguatan dan pembinaan perpustakaan UT. Selain itu momen tersebut menjadi ruang konsultasi mengenai masa kini dan masa depan perpustakaan, seiring kemajuan teknologi digital dan internet.
Menjawab tantangan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Perpusnas akan menjalankan dua program yang berorientasi langsung kepada masyarakat.
“Program pertama adalah Hari Bakti Pustakawan, di mana pustakawan Perpusnas akan turun ke masyarakat untuk melakukan pembinaan, termasuk ke perpustakaan-perpustakaan di wilayah Jabodetabek. Jika nanti berkunjung ke Perpustakaan UT, mohon dapat diterima,” ujarnya.
Program kedua, lanjutnya, adalah program Puspa Pemustaka (Pustakawan Menyapa Pemustaka), sebuah program mengenai edukasi daring pustakawan yang akan berlangsung sepanjang tahun dengan 44 seri.
“Setiap pekan, pustakawan Perpusnas akan menyapa pemustaka secara daring untuk memperkenalkan Perpustakaan Nasional, mempromosikan layanan, serta memberikan edukasi dan pendidikan kepustakawanan bagi pustakawan dan masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Suharyanto menambahkan, Perpusnas bukan hanya menjadi ruang koleksi dan membaca, melainkan ruang publik untuk berinovasi dan berkreasi.
“Bagi para pustakawan, kita semua memilik prinsip, visi, dan misi. Namun dan yang paling penting nyata adalah aksi nyata, memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bagi pemustaka,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Suharyanto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perpustakaan UT yang telah memulai awal tahun dengan kolaborasi dengan Perpusnas.
Sebagai informasi, Nota Kesepahaman (MoU) Perpusnas dengan Perpustakaan UT diwujudkan dengan sejumlah kegiatan kolaboratif yang dilaksanakan pada awal tahun 2026. Kolaborasi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi dalam pengembangan budaya baca dan kecakapan literasi.
Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah siniar yang menghadirkan Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz sebagai narasumber dan Kepala Perpustakaan UT, Sri Sediyaningsih bertindak sebagai pewawancara. Siniar tersebut mengangkat tema “Berbagi Cerita dan Pengalaman Kepala Perpusnas dalam Meraih Prestasi dan Perjalanan Hidup”, yang juga dituangkan dalam buku Visi Anak Pasar.
Reporter: Anastasia Lily
Editor: Dyah R. Sugiyanto
Dokumentasi: Putu Handira Prawijaya






