Dukung Literasi Generasi Muda, Perpusnas Perkuat Sarana Perpustakaan Sekolah Rakyat

Gallery image

Dukung Literasi Generasi Muda, Perpusnas Perkuat Sarana Perpustakaan Sekolah Rakyat

Jakarta — Humas Perpusnas. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyiapkan lebih dari 500 ribu eksemplar buku cetak, koleksi digital, dan berbagai sarana pendukung untuk memperkuat perpustakaan Sekolah Rakyat (SR) pada 2026. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya baca dan meningkatkan kecakapan literasi generasi muda.

“Penguatan perpustakaan merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang mampu memperluas wawasan dan mengembangkan potensi anak-anak Indonesia. Harapannya ke depan, kebijakan penguatan perpustakaan ini dapat mendukung lahirnya generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar, Kamis (8/9/2026).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Perpusnas, termasuk dalam hal penambahan anggaran untuk pemenuhan sarana perpustakaan. Baginya, bantuan tersebut selain untuk penyediaan buku dan peralatan, juga sebagai pembuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi peserta didik.

Robben menyebut SR telah berkembang di 182 lokasi di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta didik hampir 45 ribu anak. Ia menilai, keberhasilan bantuan tidak hanya diukur dari jumlah sarana yang diterima, tetapi juga dari pemanfaatannya dalam proses belajar. “Perpustakaan yang baik bukanlah perpustakaan yang paling banyak mempunyai buku, tetapi perpustakaan yang banyak didatangi dan digunakan anak-anak untuk belajar,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi Perpusnas, Taufiq A. Gani, menjelaskan bahwa 2026 merupakan tahun kedua Perpusnas mendukung program SR. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Perpusnas, Kemensos, kepala sekolah, dan pengelola perpustakaan agar bantuan tersalurkan dan dimanfaatkan secara optimal.

“Keberhasilan ini sangat bergantung pada kerja sama dan koordinasi yang perlu kita lakukan, terutama antara kami dengan Bapak dan Ibu yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia,” ungkapnya.

Pada Sosialisasi Penerima Bantuan Sarana Perpustakaan Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang digelar secara daring ini, dijelaskan pula bahwa di tahun 2026, bantuan yang disiapkan mencakup 429.918 eksemplar buku pengayaan dari penerbit dan 71.940 eksemplar buku hasil produksi pemerintah. Perpusnas juga menyiapkan 130 unit anjungan baca digital untuk sekolah baru, 272 unit uninterruptible power supply (UPS), perangkat komputer untuk pengelolaan perpustakaan, serta 20.590 salinan buku digital.

Lebih lanjut, Pustakawan Ahli Pertama, Abi Rafdi Ramadhan, memaparkan mekanisme penerimaan bantuan, termasuk persyaratan administrasi dan komitmen sekolah dalam merawat serta memanfaatkan sarana sesuai peruntukannya. “Sekolah calon penerima dapat mengisi formulir melalui s.id/FormBantuanSR2026 sebelum 16 Oktober 2026. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar verifikasi dan administrasi penyaluran bantuan,” pungkasnya. *** (AKN/Ed: BS/Dok: AKN)

Galeri