Gerakan Sulbar Mandarras, Bukti Komitmen Sulbar Cerdaskan Masyarakat
Mamuju, Sulawesi Barat - Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), E. Aminudin Aziz, mengapresiasi Gerakan Sulbar Mandarras yang diinisiasi oleh Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar).
Hal ini disampaikan dalam acara Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat bertajuk “Menuju Sulbar Cerdas Melalui Gerakan Sulbar Mandarras”, Kamis (20/11/2025). Gerakan yang mewajibkan siswa SMA/SMK di seluruh Sulbar untuk membaca minimal 20 buku sebagai syarat kelulusan ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi dan kualitas sumber daya masyarakat Sulbar.
“Di tengah rendahnya budaya baca dan kecakapan literasi, masih ada segelintir orang, dalam hal ini orang yang memegang otoritas di sebuah provinsi, mencanangkan sebuah program yang ditujukan untuk mencerdaskan masyarakat melalui kegiatan membaca. Ini hal yang luar biasa,” ungkapnya.
Kepala Perpusnas menilai peningkatan kecakapan literasi masyarakat perlu didorong dengan seberapa banyak waktu yang dihabiskan untuk membaca. Ia meyakini Gerakan Sulbar Mandarras akan menjadi gerakan yang masif jika dikerjakan bersama secara konsisten.
Lebih lanjut, Kepala Perpusnas menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Perpusnas telah menyalurkan 128 ribu bahan bacaan bermutu ke 128 desa di Sulbar. “Untuk mengoptimalkan pemanfaatan buku tersebut, tahun 2026 Perpusnas akan berkolaborasi melaksanakan KKN Tematik Literasi dengan menggandeng perguruan tinggi yang direkomendasikan Pemprov Sulbar,” imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan yang telah dilaksanakan serta didukung dengan program Perpusnas, seperti KKN Tematik Literasi ini, akan menjadi modal mencerdaskan masyarakat Sulbar di masa depan.
“Kami akan segera rumuskan rekomendasi pelaksanaan KKN Tematik Literasi ini. Saya yakin pelaksanaan KKN yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia akan bermanfaat bagi kehidupan sosial masyarakat,” tegasnya.
Suhardi berharap Festival Literasi Sulbar menjadi momentum menggerakkan masyarakat Sulbar untuk menyadari betapa pentingnya ilmu pengetahuan dan budaya baca.
Acara ini turut dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Literasi Sulbar dan peluncuran “Taki Simbara Madarras”, gerakan membaca serentak yang diikuti 38rb siswa dari seluruh Sulbar secara virtual.
Reporter: Gilang Arwin Saputri
Dokumentasi: Ranny Kusumawardhani






