HAN 2026, Perpusnas Rayakan dengan Gerakan Membaca di Ruang Tumbuh Literasi Anak

Gallery image

HAN 2026, Perpusnas Rayakan dengan Gerakan Membaca di Ruang Tumbuh Literasi Anak

Jakarta - Humas Perpusnas. Semangat Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dirayakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dengan cara yang berbeda. Perpusnas memperkenalkan Ruang Tumbuh Literasi di Lantai 7 Gedung Layanan. Ruang tersebut difungsikan sebagai ruang ramah anak untuk membaca, bereksplorasi, berkarya, dan mengikuti berbagai aktivitas literasi secara interaktif.

 

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara, Yeri Nurita, mengatakan bahwa penguatan budaya baca tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, media, komunitas, sekolah, dan masyarakat agar gerakan literasi menjangkau lebih banyak anak Indonesia. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA).

 

"Perpusnas memiliki komitmen untuk terus menghadirkan layanan dan program yang mampu mendekatkan buku kepada anak-anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami menyadari bahwa membangun budaya baca tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat," ungkapnya. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan gerakan literasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya membaca sejak usia dini.

 

"Kepada anak-anakku, manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya. Ikutilah setiap aktivitas dengan penuh semangat, bacalah sebanyak mungkin buku, bertanyalah, berdiskusilah, dan jangan pernah berhenti belajar. Ingatlah bahwa setiap buku yang kalian baca adalah langkah menuju masa depan yang lebih cerah," pesannya.

 

Sementara itu, Pimpinan Majalah CIA, Stephanie Augustine, mengatakan kolaborasi dengan Perpusnas telah memasuki tahun ketiga. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen selama 16 tahun aktif menggerakkan literasi anak di Indonesia.

 

“Pada kegiatan kali ini kami turut melengkapi fasilitas di Layanan Anak Perpusnas agar semakin nyaman digunakan anak-anak dan orang tua untuk membaca bersama,” ujarnya. "Membaca adalah vitamin bagi otak yang dibutuhkan manusia sepanjang hayat. Karena itu, membangun kebiasaan membaca sejak kecil akan membantu kita semua, khususnya adik-adik, untuk tumbuh sehat, baik jiwa maupun raganya," tambahnya.

 

Ia berharap dukungan sederhana yang diberikan dapat memperkuat gerakan membaca dan mendorong semakin banyak keluarga menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.

 

Kegiatan ini diikuti oleh 100 anak yang terdiri dari 50 anak dari Komunitas Read Aloud Jakarta, 20 anak dari keluarga pegawai Perpusnas, dan 30 anak dari Forum Taman Bacaan Masyarakat. Pagi hari sebelum kegiatan dalam ruangan, mereka mengikuti Pawai Literasi sebagai kampanye untuk mengajak masyarakat menjadikan buku sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.*** (SA/Ed:DRS/Dok:AKN)

Galeri