Inovasi Layanan Perpusnas Menginspirasi Kabupaten Bangka Barat

Gallery image

Inovasi Layanan Perpusnas Menginspirasi Kabupaten Bangka Barat

Jakarta-Humas Perpusnas. Berbagai inovasi layanan yang ada di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjadi contoh dalam menghadirkan layanan perpustakaan kabupaten/desa yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Usai berkeliling mengunjungi Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus menyimpulkan bahwa perpustakaan tidak hanya digunakan sebagai tempat membaca buku, melainkan juga digunakan sebagai ruang kreativitas masyarakat.

 

"Kami melihat langsung bagaimana berbagai layanan perpustakaan dapat menjadi contoh untuk kami bawa dan diterapkan di kabupaten maupun desa, sehingga layanan perpustakaan di daerah dapat semakin maksimal," ujarnya Senin (6/7/2026).

 

Terkait ruang kreativitas masyarakat, Evi menjelaskan bahwa praktik baik itu sudah terlaksana di Kabupaten Bangka Barat. Adapun programnya terdiri dari beragam jenis dan melibatkan berbagai kalangan.

 

“Saya sempat bertemu dengan ibu-ibu lansia di perpustakaan daerah. Ini juga cukup baik ya, kegiatannya. Jadi, perpustakaan bukan hanya untuk anak-anak, bukan hanya untuk pelajar tapi terbuka untuk semua usia,” jelasnya.

 

Sebagai Bunda Literasi, Evi berharap dapat mengoptimalkan perannya dalam mendorong peningkatan budaya literasi di daerahnya. Melalui audiensi ini, ia mengharapkan arahan, sinergi, dan program kolaborasi antara Perpusnas dan Bunda Literasi agar upaya peningkatan literasi dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

 

Menanggapi, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar menerangkan bahwa Perpusnas terus memperkuat ekosistem sosial penggerak literasi sebagai upaya meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat.

 

“Perpusnas memiliki mitra kerja di pemerintah daerah, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, yaitu dinas perpustakaan dan kearsipan. Saat ini, sebanyak 498 kabupaten/kota yang sudah memiliki dinas perpustakaan kabupaten/kota dan ada 33 provinsi yang memiliki dinas perpustakaan dan kearsipan,” tuturnya.

 

Adin menambahkan, sekitar 3600 Bunda Literasi yang tersebar di seluruh Indonesia berperan penting sebagai role-model dan mitra Perpusnas dalam rangka membangun budaya baca dan kecakapan literasi.

 

Di penghujung pertemuan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Farouk Yohansyah menyampaikan apresiasi atas semua bentuk bantuan yang sudah diberikan Perpusnas kepada Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat.*** (AL/Ed: BS/Dok: ATK)

Galeri