Jangkau Masyarakat Pedesaan, Bangka Barat Inginkan Penambahan MPK
Salemba, Jakarta - Kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dinilai dapat menjangkau masyarakat yang lokasinya jauh dari perpustakaan. Maka dari itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat menginginkan adanya penambahan MPK di wilayahnya.
Dalam kunjungannya bersama Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Farouk Yohansyah menanyakan perihal bantuan MPK.
"Apakah masih ada bantuan MPK? Kami sudah pernah dapat bantuan MPK sebanyak satu unit, tetapi itu sudah lama," ungkapnya, Selasa (21/10/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan MPK cukup efektif untuk menjangkau masyarakat terutama di pelosok desa. Tidak hanya menyediakan layanan buku saja tetapi pihaknya juga menyelenggarakan banyak kegiatan.
"MPK ini sangat dinanti anak-anak di sana, mereka sering bertanya kapan mobil akan datang, tetapi karena hanya ada satu tentu saja bergantian dengan desa lainnya. Di Bangka Barat ada 60 desa," jelasnya.
Selain itu, ia meminta saran terkait gagasan pembangunan nuklir corner. Mengingat Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu lokasi preferensi untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Adin Bondar, menyambut baik rencana tersebut.
"Perpustakaan seperti itu untuk edukasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup. Corner ini sangat bagus ya yang nantinya akan berisi buku terkait informasi nuklir, atau bisa juga corner tambang karena ada tambang timah di sana," terangnya.
Deputi Adin menyampaikan, Kabupaten Bangka Barat mendapatkan satu unit MPK pada tahun 2010. Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pada tahun 2020 untuk pembangunan Gedung. Tahun ini, hanya ada DAK non fisik yang fokus pada Peningkatan mutu layanan perpustakaan.
" Kami pun sudah memberikan bantuan bahan bacaan bermutu di 41 perpustakaan desa dan TBM pada tahun 2024. Bantuan yang sudah diberikan, semoga dapat dimanfaatkan dengan baik.Minat baca sebenarnya tidak rendah, hanya saja yang dibaca tidak ada," tegasnya.
Reporter: Wara Merdeka
Dokumentasi: Andri Tri Kurnia
Galeri









