Kepala Perpusnas Apresiasi Inisiatif DPRD Kabupaten Gorontalo Tetapkan Perda Pelayanan Perpustakaan

Gallery image

Kepala Perpusnas Apresiasi Inisiatif DPRD Kabupaten Gorontalo Tetapkan Perda Pelayanan Perpustakaan

Jakarta - Humas Perpusnas. Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz mengungkapkan, pemerintahan daerah, baik kabupaten, kota maupun provinsi, merupakan ujung tombak, sekaligus mitra utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).

 

“Termasuk di dalamnya, yaitu komunitas, pegiat literasi, hingga pemilik naskah kuno yang berada dalam koordinasi kerja sama dengan pemerintah daerah adalah mitra Perpusnas,” tuturnya. Hal itu disampaikan Kepala Perpusnas saat menerima audiensi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Ketua DPRD Kab. Gorontalo, Zulfikar Usira, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Gorontalo, Rahmat Dony Lahatie, Selasa (14/4/2026).

 

Sofyan menyampaikan bahwa DPRD telah mendukung kami dengan Peraturan Daerah (Perda) Pelayanan Perpustakaan. “Sehingga ada regulasinya, agar tidak hanya kebijakan biasa untuk menganggarkan APBD. Ini merupakan bentuk dukungan, inisiatif DPRD Kab. Gorontalo,” jelasnya.

 

Sofyan menambahkan,  selama ini berbagai program dan inovasi telah dilakukan untuk mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain, menghadirkan sudut-sudut baca di tempat layanan publik. “Kami juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan pada peringatan Hari Anak kami adakan lomba bertutur,” ujarnya.

 

Ketua DPRD Kab. Gorontalo, Zulfikar Usira menyampaikan, penerbitan Perda Pelayanan Perpustakaan merupakan bentuk dukungan DPRD Kabupaten Gorontalo. Ia mengatakan, Perda tersebut ditetapkan dalam rangka penguatan perpustakaan daerah guna meningkatkan minat baca masyarakat.

 

“Penerbitan Perda merupakan bentuk dukungan DPRD untuk mendorong penguatan perpustakaan di daerah kami agar mampu berkembang dan memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Kami juga mendukung pendataan naskah kuno yang tersebar di Gorontalo yang dilakukan Kepala Dinas Perpustakaan agar naskah-naskah tersebut terselamatkan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Gorontalo, Rahmat Dony Lahatie, berharap adanya penambahan dukungan mobil perpustakaan keliling mengingat wilayah jangkauan yang luas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perpusnas mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, terutama inisiatif DPRD dalam menerbitkan Perda Pelayanan Perpustakaan. 

 

“Inisiatif DPRD menerbitkan Perda layanan perpustakaan ini tidak banyak dilakukan daerah lain. Ini menjadi kekuatan sekaligus indikator penting dalam penilaian kinerja daerah,” ungkapnya.

 

Terkait dukungan penambahan mobil perpustakaan keliling, Aminudin menjelaskan saat ini dukungan anggaran dari pemerintah pusat difokuskan pada Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, seiring kebijakan efisiensi yang menunda bantuan fisik.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan koleksi dan program literasi, termasuk pencatatan kegiatan literasi secara konsisten dalam sistem pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) seperti misalnya, pencatatan data pemanfaatan bantuan buku dalam yang telah disalurkan ke Gorontalo.

 

“Kalau pemanfaatan buku dan kegiatan literasi tercatat dengan baik, maka nilai IPLM akan naik. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan dukungan anggaran ke depan,” pungkasnya. (AL/Ed:DRS/Dok:KN).

Galeri