Kepala Perpusnas: Bagai Mengayuh di antara Dua Karang

Gallery image

Kepala Perpusnas: Bagai Mengayuh di antara Dua Karang

Jakarta - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) saat ini menghadapi dua kondisi yang pelik yakni masyarakat yang menuntut layanan paripurna namun di sisi lain upaya tersebut terkendala oleh faktor internal maupun eksternal.

Demikian disampaikan Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz pada kegiatan Pelatikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya yang digelar secara hibrida, Senin (15/9/2025).

"Dua kondisi ini harus dijadikan sebagai sebuah tantangan sekaligus peluang untuk kita berbuat lebih banyak dan lebih baik. Memang tidak mudah tapi bisa kita siasati untuk tetap memberikan yang terbaik di tengah keterbatasan yang ada," ucap Amin.

Kepada Pimpinan Tinggi Madya terlantik, dalam hal ini Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Suharyanto, ia mengucapkan selamat dan mengharapkan terobosan-terobosan kebijakan baru.

"Kita tentu tidak bisa melaksanakan layanan dalam praktik-praktik lama karena sudah tidak bisa dipertahankan dan memang dunia sudah berubah. Oleh karena itu, inovasi dan kreativitas harus dikembangkan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Amin juga menegaskan kurangnya perhatian dari berbagai pihak kepada perpustakaan dan pustakawan tidak sepatutnya membuat kecil hati, melainkan justru sebaliknya.

Tak lupa, Amin pun menyampaikan apresiasinya untuk Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Ofy Sofiana yang telah berhasil melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

Di akhir arahannya, Amin mengharapkan adanya upaya untuk segera menyatukan langkah, pikiran, dan niat agar Perpusnas mampu melangkah guna mencapai tujuan bersama.

Reporter: Basma Sartika

Dokumentasi: Prakas Agrestian  

Galeri