Kepala Perpusnas Tinjau Koleksi Perpustakaan Bappenas
Jakarta - Humas Perpusnas. Di tengah transformasi pembangunan berbasis pengetahuan, keberadaan perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi ruang penyimpanan koleksi, tetapi juga bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan dan perencanaan strategis nasional.
Sebagai pusat pengelolaan pengetahuan, perpustakaan memiliki peran dalam menyediakan sumber informasi yang kredibel, terstruktur, dan berkelanjutan guna memperkuat kualitas perencanaan pembangunan. Dalam semangat penguatan ekosistem pengetahuan tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) terus mendorong sinergi dan kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan perpustakaan kementerian/lembaga sebagai bagian dari penguatan literasi informasi di lingkungan pemerintahan.
Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz melakukan kunjungan ke Perpustakaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Lawatannya kali ini didampingi Sekretaris Utama, Joko Santoso dan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Edi Wiyono, untuk meninjau koleksi bahan pustaka serta layanan informasi yang tersedia.
Kunjungan tersebut berlangsung di Kementerian PPN/Bappenas Jakarta, Selasa (19/05/2026). Dalam kegiatan itu, Kepala Perpusnas bersama jajaran melihat langsung pengelolaan koleksi dan pemanfaatan bahan pustaka yang tersedia.
Perpustakaan ini dikenal sebagai salah satu perpustakaan khusus pemerintah yang menyediakan koleksi referensi bahan pustaka di bidang perencanaan pembangunan, ekonomi, kebijakan publik, statistik, sosial, lingkungan, hingga kajian strategis nasional dan global.
Perpustakaan Bappenas dimanfaatkan oleh pegawai internal, peneliti, akademisi, maupun pihak terkait yang membutuhkan referensi kebijakan dan pembangunan. Koleksinya mencakup buku, laporan penelitian, dokumen perencanaan, publikasi lembaga nasional dan internasional, jurnal, serta berbagai data pendukung perumusan kebijakan pembangunan.
Selain sebagai ruang literasi dan referensi, perpustakaan ini juga mendukung penguatan budaya pengetahuan di lingkungan birokrasi, khususnya dalam penyusunan kebijakan berbasis data dan evidence-based policy. Seiring perkembangan teknologi, layanan perpustakaan Bappenas juga terus beradaptasi melalui pengelolaan informasi digital dan penguatan akses pengetahuan bagi para perencana pembangunan.
Sebagai informasi, Perpustakaan Kementerian PPN/Bappenas awalnya bernama Bagian Perpustakaan dan Dokumentasi di bawah Biro Umum, kemudian berkembang menjadi Pusat Perpustakaan dan Dokumentasi di bawah Deputi Bidang Administrasi Bappenas. Pada periode 2000–2020, unit ini bernama Bidang Perpustakaan dan Kearsipan di bawah Pusat Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan, dan sejak 2021 berada di bawah koordinasi Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan (TUP).
Selain meninjau perpustakaan, Kepala Perpusnas beserta jajaran juga melakukan audiensi yang berlangsung secara tertutup bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan jajaran. *** (SA/Ed:DRS/Dok:AIF)
Galeri










