Kunjungi Perpusnas, Sekolah Rakyat Hadirkan Pembelajaran Bermakna dan Setara
Medan Merdeka Selatan, Jakarta—Sebanyak 279 siswa Sekolah Rakyat (SR) mengikuti kunjungan edukasi ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi, perluasan wawasan kebangsaan, serta pembelajaran kontekstual yang menempatkan literasi sebagai perhatian utama dalam proses pendidikan.
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 13–14 Desember 2025, dengan total peserta mencapai 637 siswa dari wilayah yang meliputi Jakarta, Bekasi, dan Tangerang Selatan.
Kepala Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas sekaligus Sekretaris II Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat, Herman Koswara, menegaskan bahwa kunjungan ke Perpusnas merupakan bagian dari misi Sekolah Rakyat dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan setara bagi seluruh siswa.
“Kehadiran siswa Sekolah Rakyat di Perpusnas hari ini bukan sekadar kunjungan, melainkan untuk menumbuhkan semangat belajar, rasa ingin tahu, serta keberanian anak-anak dalam menjelajahi pengetahuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sekolah tersebut berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak, dari latar belakang apa pun, berhak memperoleh pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kehidupan. Oleh karena itu, lanjutnya, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang mendorong eksplorasi, kemandirian, dan penguatan karakter.
Herman berharap, kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk belajar menemukan ilmu secara mandiri, dan mengolah informasi menjadi pemahaman. Tidak hanya itu, ia juga berharap agar siswa mampu mengembangkan kemampuan literasi, serta membangun kepercayaan diri dalam bertanya dan menyampaikan gagasan.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kehadiran siswa SR. “Perpusnas mendukung penuh program prioritas Presiden terkait Sekolah Rakyat, di antaranya melalui pelatihan pengelolaan perpustakaan bagi guru-guru Sekolah Rakyat, pembinaan perpustakaan sekolah, serta bantuan fasilitas dan buku bacaan,” jelasnya.
Menurutnya, Perpusnas tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai ruang kreativitas, inklusi sosial, dan berbagai kegiatan masyarakat untuk berinovasi. Ke depan, ia mengungkap bahwa Perpusnas akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Sosial dalam meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi.
Selama kunjungan di hari pertama, para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran tentang berbagai layanan Perpusnas. Mereka, antara lain, diajak mengenal Layanan Mancanegara, Monograf Terbuka, Budaya Nusantara, Audiovisual dan Manuskrip, serta Layanan Anak. Melalui layanan tersebut, siswa diajak mengetahui lebih dekat keragaman budaya dunia dan Nusantara, mengembangkan minat baca, serta memahami bagaimana pengetahuan dikelola dan diakses oleh masyarakat.
Turut mendampingi kunjungan tersebut Plt. Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara Yeri Nurita, serta Ketua Kelompok Substansi Layanan Jasa Informasi dan Referensi Digital C. Juli Odor Nainggolan.
Reporter: Alditta Khoirun Nisa
Editor: Dyah R. Sugiyanto
Dokumentasi: Tim Media Sosial Pujasintara Perpusnas
Galeri










