Meneladani Habibie, Perpusnas dan AIPI Gelar Memorial Lecture untuk Warisan Intelektual Bangsa
Medan Merdeka Selatan, Jakarta— Kepala Perpustakaan Republik Indonesia (Perpusnas), E. Aminudin Aziz, mengajak masyarakat untuk meneladani semangat dan pemikiran sang Bapak Bangsa, B.J. Habibie.
“Sampai hari ini ada 148 koleksi yang tersimpan di Perpustakaan Nasional yang ditulis atau terkait dengan Habibie. Koleksi ini tentu adalah merupakan koleksi yang terbuka, yang bisa dibaca oleh siapapun yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang kiprah dan pekerjaan Pak Habibie selama masa hidupnya.” ujarnya dalam acara Memorial Lecture ke-4 B.J. Habibie, Senin (25/8/2025).
Ia juga menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), untuk menyelenggarakan kuliah khusus terkait dengan Habibie.
“Mudah-mudahan kita semua bisa mencontoh gerak dan tindakan serta pemikiran Pak Habibie yang sudah menjadi Bapak Bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Chairil Abdini Abidin Said, menyampaikan memorial lecture adalah acara akademik yang diselenggarakan untuk menghormati tokoh terkemuka yang telah tiada yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa termasuk dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Selain mengenang dan memberikan penghormatan, memorial lecture juga merayakan warisan intelektual, merayakan profesional dan sosial dari tokoh tersebut untuk menginspirasi generasi yang akan datang,” jelasnya.
Lain halnya dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia pada Kabinet Reformasi Pembangunan, Rahardi Ramelan, yang menyoroti pentingnya budaya disiplin dan etika masyarakat sebagai hal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Hal sederhana seperti misalnya disiplin dalam menaati peraturan di jalan, tidak melanggar marka jalan. Sedangkan dalam hal beretika, contoh sederhananya adalah mengantri pada saat masuk lift atau membeli tiket bioskop,” tuturnya.
Putra dari almarhum B.J. Habibie, Ilham Akbar Habibie, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyelenggaraan Memorial Lecture ke-4 yang digagas oleh AIPI dan didukung oleh Perpusnas.
Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan yang bermakna terhadap warisan pemikiran dan kontribusi ayahandanya bagi bangsa Indonesia.
“Tantangan kita tentu telah berubah, tapi ini adalah long march. Harus ada estafet dari generasi-generasi untuk meneruskan apa yang telah dimulai oleh pandu pendahulu kita,” ungkapnya.
Dalam acara ini juga hadir tokoh-tokoh penting seperti petinggi Centre for Technology and Innovation Studies (CTIS), yaitu Dwisuryo Indroyono Seosilo, Wendy Aritenang, dan Wardiman Djojonegoro.
Hadir pula Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Periode 2009-2014, Hatta Radjasa; Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Periode 2019-2024, Agung Laksono; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Periode 2004-2009, Theo L. Sambuaga.
Reporter : Frista Maria & Anastasia Lily
Dokumentasi : Aditya Irfan
Galeri









