Perpusnas: Bantuan untuk Literasi Kolaka Tetap Berlanjut
Salemba, Jakarta— Minat baca di era saat ini membutuhkan inovasi dan kreativitas agar dapat terus berkembang. Potensi literasi di Kolaka dinilai sangat besar, sehingga perpustakaan di daerah tetap harus ditumbuhkan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kolaka, Mustajab, dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Salemba, Selasa (16/9/2025).
“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tapi juga bisa menjadi sarana hiburan. Yang penting bagaimana caranya menarik minat masyarakat agar mau membaca, atau setidaknya menonton dan mendengar,” ujar Mustajab.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Sekretaris Utama (Sestama) Perpusnas, Joko Santoso, yang menilai inisiatif ini merupakan langkah penting dalam merawat, menghidupkan, dan mengembangkan literasi di Kolaka. “Ini adalah bentuk upaya memperkuat perhatian terhadap penguatan literasi di daerah,” ujarnya.
Perpusnas sendiri telah menyalurkan berbagai bentuk dukungan untuk pengembangan literasi di Kolaka. Di antaranya, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada 2021, bantuan bahan perpustakaan tahun 2022, serta distribusi buku ke pondok pesantren dan perpustakaan desa sepanjang 2012–2023. Pada 2024, delapan desa di Kolaka menerima total 8.000 buku.
Selain itu, dukungan juga diberikan ke berbagai sektor seperti daerah transmigrasi, pesisir, hingga lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang direncanakan kembali menerima bantuan pada 2025. Perpusnas juga menyalurkan bahan bacaan ke puskesmas, komunitas literasi, serta program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang telah menyasar empat desa di Kolaka. Tambahan fasilitas lain meliputi satu titik pojok baca pada 2025, dua unit mobil perpustakaan (2019 dan 2025), serta pojok baca digital sejak 2020.
Perpusnas menegaskan bahwa setiap bantuan didasarkan pada pengajuan daerah serta menyesuaikan kapasitas akreditasi perpustakaan setempat. Asesmen dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah dalam memenuhi standar nasional perpustakaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
Ia menegaskan, Perpusnas akan terus mendukung pengembangan literasi di Kolaka. “Bantuan tetap berjalan. Bantuan tetap berjalan. Untuk TPBIS silakan ajukan, begitu juga Bantuan Bahan Bacaan (BBB). Lapas tahun ini akan kami berikan bantuan, puskesmas juga. Kami pasti akan mendukung,” tutupnya.
Dokumentasi: Salma Cahaya & Vera Azharra
Reporter: Sonia Adelina & Suci Amelia






