Perpusnas Berkomitmen Perkuat Budaya Baca dan Kecakapan Literasi di Cirebon

Gallery image

Perpusnas Berkomitmen Perkuat Budaya Baca dan Kecakapan Literasi di Cirebon

Cirebon, Jawa Barat- Gerakan pemberdayaan perpustakaan sekolah/madrasah, perguruan tinggi, dan desa/kelurahan adalah langkah nyata Perpusnas dalam memperkuat budaya baca dan kecakapan literasi.

 

Demikian disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), E. Aminudin Aziz pada kegiatan Penguatan Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi Wilayah Kota Cirebon di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Kamis (21/8/2025).

 

“Perpustakaan hadir bukan hanya sebagai penyedia buku, tetapi juga pusat kolaborasi, kreativitas dan inovasi,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Rektor UGJ, Ahmad Faqih dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan harus hadir dalam ekosistem pendidikan sebagai learning hub yang terintegrasi dengan sistem pembelajaran digital, sekaligus menjangkau masyarakat luas melalui program literasi berbasis komunitas.

 

“Generasi Z dan Alpha yang lahir di tengah arus teknologi menuntut layanan perpustakaan yang cepat, mudah diakses, interaktif dan menyenangkan,” tambahnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon, Gunawan berharap kegiatan ini mampu melahirkan tenaga profesional perpustakaan yang lebih profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

 

“Perpustakaan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi sebagai pusat kegiatan literasi, kreatifitas, dan pemberdayaan masyarakat,” ucapnya.

 

Dalam sesi materi yang disampaikan oleh Kepala Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Firman Hadiansyah sebagai narasumber. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar perpustakaan.

 

Kolaborasi antar perpustakaan sekolah, perguruan tinggi, dan desa/kelurahan menjadi kunci pemberdayaan literasi masyarakat. Sinergi ini menghadirkan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, pembelajaran, dan inklusi sosial.

 

“Dengan strategi bersama, perpustakaan mampu memperkuat budaya baca, meningkatkan kualitas layanan, serta melahirkan aksi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Kegiatan yang diadakan oleh Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi (P3SMPT) ini juga dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Perpusnas dan sekitar 100 orang peserta yang terdiri dari pustakawan sekolah/madrasah, perguruan tinggi, pengelola perpustakaan desa/kelurahan, dan penerima bantuan buku bermutu.

 

 

Reporter: Frista Maria

Editor: Basma Sartika

Dokumentasi: Tim PPPSMPT Perpusnas

 

 

Galeri