Perpusnas dan Kemensos Perkuat Literasi di 100 Sekolah Rakyat
Salemba, Jakarta Pusat - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di 100 lokasi di berbagai daerah.
Sekretaris Jenderal Kemensos, Raden Riko menyampaikan apresiasi atas kontribusi Perpusnas dalam mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat.
“Ini adalah proses yang harus kita jalani bersama. Terima kasih atas dukungan pak Deputi dan tim Perpusnas. Semoga semua ini menjadi ladang amal bagi kita bersama,” ujarnya dalam kegiatan pembekalan yang berlangsung secara virtual, Selasa (2/9/2025).
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar menegaskan pihaknya berkomitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami ingin berperan dalam penguatan budaya baca di Sekolah Rakyat. Karena itu, diperlukan tenaga pengelola perpustakaan, formasi pustakawan, ruang baca, serta sarana-prasarana pendukung. Prinsipnya, kami ingin kegiatan ini berjalan transparan, akuntabel, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sejumlah kepala sekolah yang turut hadir juga menyampaikan berbagai kendala diantaranya keterbatasan ruang perpustakaan, minimnya pustakawan, hingga koleksi buku yang terbatas.
Menjawab hal tersebut, Perpusnas menyiapkan bantuan 1.500 paket buku untuk 224 sekolah serta 142 anjungan buku digital berisi ratusan judul yang dapat diakses siswa tanpa kuota internet.
Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi Perpusnas, Taufiq A. Gani menambahkan bahwa konsep perpustakaan ke depan adalah perpaduan antara model konvensional dan digital.
“Perpustakaan bukan sekadar ruang baca, tetapi juga ruang kreatif, diskusi, dan pengembangan diri. Harapannya, fasilitas ini dapat mendukung lahirnya Generasi Emas 2045,” tegasnya.
Kerja sama yang terjalin antara dua instansi ini mencakup penyediaan perpustakaan sekolah, peningkatan kapasitas pengelola, hingga pemanfaatan literasi digital.
Sehingga, lahir kesepahaman untuk segera melakukan pendataan kesiapan sekolah, meliputi ketersediaan ruang, sarana pendukung, dan tenaga pengelola yang akan menjadi dasar penganggaran serta penyaluran bantuan dari Perpusnas.
Reporter: Salma/Vera/Kela
Editor: Basma Sartika
Dokumentasi: Aditya Irfan Fakhruddin
Galeri







