Perpusnas dan Pemprov Kalsel Gaungkan Pemanfaatan Koleksi Digital

Gallery image

Perpusnas dan Pemprov Kalsel Gaungkan Pemanfaatan Koleksi Digital

Jakarta - Humas Perpusnas. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat akses dan pemanfaatan koleksi digital. Sosialisasi Koleksi Digital Perpusnas RI dan Kalsel digelar sebagai upaya mendorong budaya baca serta kecakapan literasi masyarakat di era digital. Kegiatan berlangsung secara hybrid pada Selasa (3/2/2026).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, mengatakan bahwa perpustakaan saat ini dihadapkan pada tuntutan pemustaka yang membutuhkan akses informasi secara cepat dan mudah. 

Saat ini pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi digital terus digencarkan. “Jika Perpusnas memiliki iPusnas, Kalimantan Selatan juga menghadirkan iKalsel sebagai bagian dari upaya mencerdaskan bangsa,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperkuat budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat. Ia menyebutkan, pada 2025 tren penggunaan layanan digital Perpusnas menunjukkan peningkatan. “Indonesia OneSearch menjadi layanan yang paling banyak diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingginya pemanfaatan internet dalam kehidupan sehari-hari turut mendorong meningkatnya permintaan terhadap koleksi digital. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan intelektual bangsa.

“Indonesia semakin terkoneksi secara digital, sehingga peluang pemanfaatan layanan digital,” imbuhnya. “Termasuk untuk pendidikan, literasi, dan informasi, semakin besar,” tambahnya, dalam kegiatan yang melibatkan pemustaka, pustakawan, serta pegiat literasi dari pusat dan daerah tersebut.

Suharyanto juga menekankan pentingnya implementasi layanan digital secara konsisten, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, koleksi digital dapat dimanfaatkan secara optimal dalam membangun sumber daya manusia yang literat, kritis, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Perpusnas berharap kolaborasi pusat dan daerah dapat terus diperkuat. “Kami terus berupaya memperluas akses pengetahuan, meningkatkan pemanfaatan koleksi digital, serta mendorong terwujudnya masyarakat Indonesia yang gemar membaca dan melek informasi di tengah perkembangan teknologi digital,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, Perpusnas menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Salamun Ababil yang memaparkan akses koleksi digital Perpusnas, serta Novi Prasetyo Utami yang membahas peningkatan literasi informasi melalui layanan digital Perpusnas Press, e-publishing, dan SiPENA (Sistem Informasi Penerbitan). Sementara itu, Edi Setiawan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan memaparkan iKalsel sebagai bentuk transformasi perpustakaan digital dalam genggaman masyarakat. *** (SA/Ed:DRS/dok:AKN)

Galeri