Perpusnas Dorong Penguatan Mutu Layanan Melalui Re-Akreditasi Perpustakaan UM Bengkulu

Gallery image

Perpusnas Dorong Penguatan Mutu Layanan Melalui Re-Akreditasi Perpustakaan UM Bengkulu

Bengkulu— Proses akreditasi perpustakaan perguruan tinggi bukan hanya untuk memperoleh pengakuan secara formal semata melainkan untuk menjamin mutu layanan perpustakaan dan memperkuat peran perpustakaan sebagai jantung perguruan tinggi.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Adin Bondar dalam kegiatan Re-Akreditasi Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Kamis (9/10/2025).

 

“Akreditasi menjamin mutu layanan perpustakaan agar proses belajar di perguruan tinggi semakin berkualitas dan perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai repositori ilmiah semata tetapi juga harus kita hadirkan sebagai ruang riset dan kreativitas berbasis pada pengetahuan,” jelasnya.

 

Menurutnya, penyelenggaraan akreditasi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan bahwa penyelenggaraan perpustakaan harus sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dengan memperhatikan sistem pendidikan nasional.

 

“Melalui akreditasi ini, kita harapkan perpustakaan mampu menjamin mutu layanan dan mendukung Catur Dharma Perguruan Tinggi sehingga mahasiswa dan sivitas akademika mendapatkan berbagai kreativitas yang menunjang kinerja tentunya dalam membangun menciptakan generasi-generasi yang berbasis pada pengetahuan,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, dari sekitar 4.500 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang ada di Indonesia, baru 15% yang terakreditasi yang sesuai dengan SNP.

 

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami dan juga kita semua agar peran perpustakaan betul-betul hadir dalam mendukung masyarakat dan  generasi muda kita berbasis pada pengetahuan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan Perpusnas menyediakan berbagai layanan buku-buku digital dan e-journal yang dapat diakses seperti melalui Indonesia OneSearch, iPusnas, dan e-Resources.

 

“Melalui layanan digital ini, repository buku-buku digital dapat dimanfaatkan bersama dan peningkatan kualitas pengelola perpustakaan atau pustakawan juga menjadi bagian yang terpenting kami. Selain itu, Perpusnas melanggan berbagai e-jurnal, termasuk kompas.id dan kompasdata, yang dapat diakses secara bebas oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa biaya,”urainya.

 

Sementara itu, Perwakilan Asesor Perpusnas, Adriati menjelaskan perpustakaan perguruan tinggi merupakan sumber ilmu utama bagi sivitas akademika baik dosen, mahasiswa, maupun peneliti.

 

“Tidak mungkin para dosen tetap mengandalkan ilmu tahun 1980-an. Sekarang ini ilmu berkembang setiap detik. Maka perpustakaan harus kita jaga dan manfaatkan bersama. Seperti disampaikan Pak Deputi tadi, Perpusnas juga memiliki iPusnas yang dapat digunakan untuk saling berbagi informasi dan sumber bacaan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan re-akreditasi merupakan proses memperpanjang masa berlakunya akreditasi perpustakaan. Karena sudah memiliki pengalaman sebelumnya, ia berharap proses akreditasi ini dapat berjalan dengan lancar.

 

“Biasanya ini sudah tidak akan sulit lagi karena sudah ada pengalaman sebelumnya. Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kita bersama dapat terwujud dengan baik,” tuturnya.

 

Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Susyianto, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan proses belajar mengajar, menyiapkan mahasiswa agar selesai tepat waktu, salah satunya dengan menyiapkan perpustakaan.

 

"Upaya ini terus diperbaiki dengan menambah jumlah buku dan koleksi tiap tahunnya. Perpustakaan adalah jendela ilmu, sehingga kami menempatkan perpustakaan sebagai salah satu unsur penting dalam mencapai catur dharma," ungkapnya.

 

Universitas Muhammadiyah Bengkulu, lanjutnya, terus berkomitmen untuk memiliki perpustakaan yang representatif. " Kami harus memberikan pelayanan terbaik, bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya di sini," tuturnya.

 

Reporter: Anastasia Lily & Wara Merdeka

 

Dokumentasi: Aji Anwar

 

Galeri