Perpusnas Jadi Lembaga Percontohan Uji Coba e-Kinerja Harian ASN

Gallery image

Perpusnas Jadi Lembaga Percontohan Uji Coba e-Kinerja Harian ASN

Salemba, Jakarta—Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dipercaya sebagai salah satu lembaga publik pertama yang melakukan uji coba pengisian laporan kinerja harian melalui aplikasi e-Kinerja Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Piloting Penerapan Kinerja Harian pada Layanan e-Kinerja yang digelar di Teater Perpusnas, Salemba, Jakarta, Selasa (30/9/2025). 

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dengan diikuti sekitar 60 peserta secara luring dan lebih dari 900 ASN Perpusnas secara daring melalui Zoom Meeting. 

Joko Santoso menyampaikan apresiasi kepada BKN atas kepercayaan yang diberikan. 

“Terima kasih, Perpusnas sudah dijadikan salah satu dari empat lembaga publik yang dipilih BKN untuk mencoba lebih dulu. Uji coba ini akan berlangsung hingga Desember 2025, sebelum diimplementasikan penuh mulai Januari 2026,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan e-Kinerja merupakan bagian dari reformasi sistem manajemen ASN di Indonesia. “Sebagaimana kita ketahui, aplikasi e-Kinerja dikembangkan pemerintah melalui BKN untuk memperkuat sistem manajemen kinerja ASN yang lebih akuntabel, transparan, dan terintegrasi. Piloting ini menjadi sarana pembelajaran, sekaligus fondasi penerapan penuh di Perpusnas agar tidak ada kendala signifikan saat implementasi menyeluruh,” ungkapnya.

Ia juga berharap ASN Perpusnas dapat menyerap materi dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menjadi role model penerapan e-Kinerja di unit kerja masing-masing. “Ke depannya, tunjangan kinerja dapat diukur lebih jelas sehingga tercipta rasa keadilan dalam bekerja. Jadi, e-Kinerja bukan sekadar administrasi, tetapi instrumen untuk membangun budaya kerja produktif, profesional, dan berorientasi hasil,” tambahnya.

Kepala Biro SDM dan Umum, Janti Suksnarini, menegaskan bahwa bimtek ini penting untuk membekali ASN dengan pemahaman dan keterampilan teknis. “Kegiatan ini menjadi langkah penting bagi kita untuk memastikan kesiapan ASN dalam pengelolaan laporan kinerja yang lebih modern dan terintegrasi,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Kinerja dan Penghargaan ASN BKN,  Neny Rochyany, menekankan bahwa kinerja merupakan dasar manajemen talenta ASN. “Jika ingin melihat talenta ASN, tentu dasarnya dari kinerja. Kesejahteraan juga harus sebanding dengan kontribusi kepada negara. Hanya pegawai yang berkinerja baik yang layak memperoleh reward, baik secara finansial maupun motivasional. Sebaliknya, yang tidak menunjukkan perbaikan dalam jangka waktu tertentu dapat dipindahkan atau bahkan diberhentikan,” jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa transformasi manajemen ASN membutuhkan sistem pengelolaan kinerja yang kuat dan terintegrasi dengan SIASN, sehingga lebih efisien tanpa harus menggunakan file terpisah.

“Kami sedang mendorong manajemen talenta sesuai arahan Presiden. Ukuran keberhasilannya adalah instansi piloting mampu menerapkan layanan e-Kinerja harian secara menyeluruh hingga akhir tahun 2025,” katanya. 

Dari sisi teknis, Pranata Komputer Ahli Muda BKN, Irdian Nova Alexcandra, mengemukakan bahwa sistem kinerja harian akan terhubung langsung dengan rencana aksi, Rencana Hasil Kerja (RHK), SKP bulanan, hingga SKP tahunan.

“Dengan adanya kinerja harian, apa yang diinput pegawai dapat dipastikan berkorelasi dengan target yang sudah ditetapkan. Hal ini akan memudahkan pemantauan sekaligus memastikan capaian lebih terukur,” pungkasnya. 

Dengan mengusung tagline ASN Berkinerja: “ASN Produktif, Layanan Inovatif”, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital manajemen kinerja ASN di lingkungan Perpusnas, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan publik.

 

Reporter: Alditta Khoirun Nisa / Dyah Sugiyanto

Dokumentasi: Ahmad Kemal Nasution

 

 

Galeri