Perpusnas: Penerapan Zero Waste Lifestyle Harus Dibangun Di Atas Fondasi Literasi

Gallery image

Perpusnas: Penerapan Zero Waste Lifestyle Harus Dibangun Di Atas Fondasi Literasi

Jakarta, Humas Perpusnas - Persoalan sampah di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi. Kendati demikian, permasalahan yang muncul bukan hanya terletak pada banyaknya barang yang dibeli, melainkan juga pada kurangnya pemahaman tentang dampak barang usai terpakai.

 

Perpusnas menilai penerapan zero waste lifestyle dengan prinsip 5R yakni Refuse, Redice, Reuse, Recycle, dan Rot, harus dibangun di atas fondasi literasi. Tanpa pemahaman yang memadai, prinsip tersebut hanya akan menjadi slogan kosong dan masyarakat akan terjebak pada greenwashing, dengan kata lain produk diklaim ramah lingkungan padahal tidak.

 

Melihat kondisi ini, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) merasa harus hadir untuk membersamai Program Aksi Sehat Ramah Iklim (ASRI) dalam penerapan gaya hidup minim sampah (zero waste lifestyle). Hal tersebut tegas disampaikan oleh Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso pada kegiatan Seminar Indonesia Eco Jambore 2026, Jumat (6/2/2026).

 

"Di sinilah peran literasi. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca huruf. Literasi adalah kemampuan individu untuk mengakses, memahami, dan menggunakan informasi untuk mengambil keputusan yang tepat dalam meningkatkan kualitas hidupnya," jelasnya.

 

Dalam memberikan dukungan terhadap program tersebut, Joko menyampaikan bahwa Perpusnas menyediakan koleksi baik fisik maupun digital. Kumpulan koleksi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi teman-teman komunitas, mahasiswa, dan UMKM hijau untuk mengembangkan inovasi teknologi ramah lingkungan.

 

Sebagai penutup, Joko mengajak semua kalangan yang hadir baik akademisi, komunitas, hingga pustakawan untuk menyebarkan kampanye literasi lingkungan.

 

"Langkah kecil yang kita lakukan secara konsisten, mulai dari membaca tentang pemilahan sampah lalu mempraktikkannya, akan menciptakan gelombang perubahan besar,  pungkasnya." *** (WM/ Ed:BS /Dok:AA)

 

Galeri