Perpusnas Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan ASN
Jakarta — Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyelenggarakan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Perpusnas Salemba, Jakarta, Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang digelar oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Perpusnas tersebut menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan ASN Perpusnas.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, membuka rangkaian kegiatan tersebut. Turut hadir juga Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Joko Santoso, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar, jajaran pimpinan tinggi pratama, pustakawan utama, pejabat administrator dan pengawas, panitia kurban, serta para pegawai Perpusnas.
Ketua Panitia Kurban Korpri Perpusnas Edi Wiyono menyampaikan, pada Iduladha tahun ini Perpusnas berhasil menghimpun sebanyak empat ekor sapi dan 16 ekor kambing/domba dari para sohibul kurban di lingkungan Perpusnas dan mitra pendukung.
“Alhamdulillah tahun ini terdapat peningkatan jumlah hewan kurban dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian sosial keluarga besar Perpusnas terus tumbuh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan semangat Korpri dalam memperkuat solidaritas serta kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi antarpegawai, serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan di lingkungan Perpusnas,” katanya.
Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada tenaga kebersihan, petugas keamanan, sopir, pegawai Perpusnas, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak yang berhak menerima.
Dalam sambutannya, Suharyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para sohibul kurban yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Iduladha di lingkungan Perpusnas. Ia menekankan bahwa ibadah kurban mengandung nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang penting untuk terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Daging dan darah hewan kurban tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan dari kita yang akan sampai kepada-Nya. Karena itu, nilai utama dari kurban adalah keikhlasan dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Suharyanto juga mengajak seluruh pegawai Perpusnas untuk menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tingkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, karena dari sanalah martabat bangsa akan terangkat melalui perpustakaan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, ia turut mendorong lahirnya program “Pegawai Menabung untuk Berkurban dan Berbagi” sebagai upaya membangun budaya berbagi secara berkelanjutan di lingkungan Perpusnas. Melalui program tersebut, pegawai diharapkan dapat menyisihkan dana secara rutin untuk mempersiapkan ibadah kurban setiap tahun.
Selain itu, Suharyanto mengingatkan bahwa Perpusnas sebagai lumbung ilmu pengetahuan juga menyediakan berbagai koleksi terkait haji, Iduladha, dan kurban yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan nilai-nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis hewan kurban sebelum proses penyembelihan dilaksanakan oleh panitia. *** (AS/Dok: AK)
Galeri










