Perpusnas Sambut Rencana Kerja Sama Strategis dengan Timor Leste di Bidang Perpustakaan
Medan Merdeka Selatan, Jakarta– Delegasi Timor Leste yang dipimpin oleh Ketua Komisi G Parlemen Nasional Timor Leste, Armando dos Santos Lopes beserta jajaran dan didampingi oleh Atase Pendidikan Kedutaan Besar (Kedubes) Timor Leste di Jakarta, Jaime Andre Simoes, melakukan audiensi ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).
Audiensi tersebut diterima oleh Sekretaris Utama, Joko Santoso didampingi oleh Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara (Pujansintara), Suharyanto, beserta jajaran pada hari Kamis, (24/7/2025).
Dalam kesempatan ini, Atase Pendidikan Kedubes Timor Leste di Jakarta, Jaime Andre, menyampaikan maksud dari audiensi ini adalah untuk melakukan studi banding, melihat gedung Perpusnas beserta layanan di dalamnya dari dekat.
“Di Timor Leste juga akan membangun gedung perpustakaan nasional. Oleh karena itu, maksud dan tujuan Komisi G datang kesini untuk melihat dan bisa menambah referensi yang akan diterapkan juga di perpustakaan nasional di Timor Leste,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua Komisi G Parlemen Nasional Timor Leste, Armando dos Santos Lopes, memaparkan beberapa hal yang diharapkan akan terjalin kedepannya.
“Kami akan mengirimkan beberapa peserta magang untuk belajar mengenai layanan perpustakaan, sementara itu jumlah buku di tempat kami pun belum mencukupi sehingga diharapkan akan terjalin pertukaran buku. Selain itu, kami berharap ada pertukaran tenaga ahli agar mendapat pengalaman lebih,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Utama, Joko Santoso, menyambut dengan baik rencana kerjasama tersebut.
“Prinsipnya, semua hal tersebut sudah kami sudah catat dan ini menjadi agenda pertemuan awal untuk nanti kita akan bisa diskusikan lebih detail termasuk juga membuat Memorandum of understanding (MoU) kedepannya untuk memudahkan kita dalam kerangka regulasi untuk mengimplementasikan kerjasama ini,” tuturnya.
Senada, Kepala Pujasintara dalam kesempatan ini menyampaikan persetujuannya terkait MoU yang akan dilaksanakan oleh kedua belah pihak.
“Tim dari Timor Leste ini sudah beberapa kali bekerjasama dengan kita, sudah ada pelatihan reservasi, pengolahan dan sebagainya. Nah, tadi saran dari Pak Sestama, saya sangat setuju kalau bisa dibuatkan MoUnya. Selama ini kita sudah melakukan kerjasama tapi belum dalam bentuk MoU,” pungkasnya.
Reporter: Anastasia Lily
Dokumentasi: Prakas Agrestian
Galeri







