Perpusnas Tutup Latsar CPNS tahun 2025, 150 Peserta Dinyatakan Lulus

Gallery image

Perpusnas Tutup Latsar CPNS tahun 2025, 150 Peserta Dinyatakan Lulus

Jakarta - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025, Rabu (17/12/2025). Seluruh peserta dengan jumlah 150 orang dinyatakan lulus.

 

Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, dalam sambutannya menekankan bahwa Latsar merupakan titik awal untuk bertransformasi secara pemikiran dan sikap. Amin menjelaskan bahwa bertransformasi dalam pikiran artinya memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi, kritis, dan kreatif. Sedangkan bertransformasi dari sisi sikap, lanjutnya, para CPNS didorong untuk mengubah sikap yang semula ingin dilayani menjadi ASN yang siap melayani masyarakat.

 

“Sikap dan pemikiran ini harus menjadi jati diri seorang ASN. Ini adalah sebuah langkah yang harus dicamkan pada saat latihan dasar ini,” ujarnya.

 

Pada kesempatan ini, Amin berharap kepada lulusan Latsar tahun 2025 dapat menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan di lingkungan Perpusnas. Ia menegaskan pentingnya integritas, kedisiplinan, profesionalisme sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas.

 

“Setelah latsar yang ada di hadapan adalah perjuangan dan tantangan. Sekian tahun ke depan, kalianlah yang akan memimpin Perpusnas. Maka belajarlah yang baik, sungguh-sungguh, pegang teguh kedisiplinan, dan yang paling penting adalah kejujuran,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Kepesertaan dan Akademik Lembaga Administrasi Negara, Antun Nastri Sidik Rahaji, menyampaikan bahwa latsar bukan sekedar tahapan administratif, melainkan proses pembelajaran transformatif untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN. Ia juga menyampaikan bahwa Latsar dilaksanakan untuk membangun sikap profesionalisme dan menyiapkan CPNS agar mampu menjalankan peran pelayanan publik.

 

“Latsar CPNS merupakan fondasi strategis untuk membentuk karakter, integritas dan kompetensi dasar, dari ASN kita,” ungkapnya.

 

Antun juga menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas atas keberhasilan menyelenggarakan Latsar CPNS, serta secara umum menilai pelaksanaan latsar telah berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan. Ia menyatakan bahwa komitmen, kerja sama, dan kesungguhan seluruh pihak menjadi modal penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik sesuai ketentuan.

 

“Ke depan, hasil evaluasi ini bisa menjadi masukan penting dalam penyempurnaan penyelenggaraan, khususnya dalam penguatan sarana prasarana, sistem pembelajaran digital, serta konsistensi pendampingan dan monitoring,” imbuhnya.

 

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas, Triani Rahmawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan latsar menggunakan metode blended learning terbatas yaitu menggabungkan pembelajaran klasikal dan distance learning. 

 

Lebih lanjut, Triani menyampaikan bahwa kurikulum pelatihan Latsar CPNS disusun untuk memenuhi kompetensi pembentukan PNS profesional yang berkarakter. Melalui agenda sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS (Ber-AKHLAK), dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS, serta menguasai bidang tugasnya, mereka disiapkan untuk mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat. 



Reporter: Gilang Arwin Saputri
Dokumentasi: Andri Tri Kurnia/Aditya Irfan Fakhruddin
Editor: Dyah Sugiyanto

 

 

Galeri