Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Kembali Beroperasi, Perpusnas Dukung Optimalisasi Pemanfaatannya

Gallery image

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Kembali Beroperasi, Perpusnas Dukung Optimalisasi Pemanfaatannya

Jakarta-Humas Perpusnas. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mendukung optimalisasi pemanfaatan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang (NAS) sebagai ruang publik yang mendorong peningkatan literasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Perpusnas saat menghadiri peresmian Perpustakaan Jakarta NAS yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Peresmian tersebut menandai kembali beroperasinya Perpustakaan Jakarta NAS setelah sebelumnya tidak digunakan sejak 2020 akibat kendala operasional dan pandemi Covid-19. Kehadiran perpustakaan yang menempati lantai 7 dan 8 gedung ini diharapkan menjadi ruang publik yang mendukung masyarakat untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, serta memperkuat budaya literasi menuju Jakarta sebagai kota global berbasis pengetahuan.

Kepala Perpusnas,  E. Aminudin Aziz mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menghadirkan kembali perpustakaan menjadi lebih representatif bagi masyarakat. "Ikhtiar ini perlu mendapatkan respons yang sangat baik dari masyarakat sehingga kita betul-betul bisa memanfaatkannya secara optimal. Saya yakin masyarakat Jakarta serta masyarakat di sekitar Jakarta akan bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemprov Jakarta dengan sangat baik," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan Perpustakaan Jakarta NAS ini memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi dengan koleksi kurang lebih 55.000 buku. Berbagai fasilitas juga telah disempurnakan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat. 

"Nanti akan dibuka sama seperti perpustakaan yang ada di Taman Ismail Marzuki (TIM) sampai dengan jam 10 malam. Saya yakin tempat ini akan menjadi tempat referensi baru bagi anak-anak kita yang ingin mencari, membaca, bertemu, dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, koleksi perpustakaan akan terus dilengkapi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pelajar dan mahasiswa. Selain ruang baca, perpustakaan juga dilengkapi area belajar dan bekerja, ruang lokakarya, aula gemar baca, bilik privat, bilik institusi, bilik multimedia, kios katalog, layanan sirkulasi, hingga layanan penelusuran informasi dan pembimbingan perpustakaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembukaan kembali Perpustakaan Jakarta NAS. Peresmian perpustakaan tersebut baginya merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem literasi dan infrastruktur pengetahuan di Jakarta.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak sehingga Perpustakaan Jakarta NAS dapat kembali dibuka. Semoga perpustakaan ini menjadi ruang baru untuk mengembangkan kecakapan literasi masyarakat yang kita bangun bersama," ucapnya.

Sebelum peresmian, Kepala Perpusnas bersama Gubernur DKI Jakarta didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta meninjau sejumlah fasilitas perpustakaan, di antaranya ruang Kejakartaan, area koleksi, ruang baca, area serambi nada, serta galeri. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan signage (papan nama) sebagai penanda peresmian perpustakaan. *** (AKN/Ed: DRS/Dok: AA)

Galeri