Perpustakaan Ruang Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Gallery image

Perpustakaan Ruang Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Jakarta-Humas Perpusnas. Deputi Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Adin Bondar menekankan bahwa berdasarkan teori ekonomi modern, produktivitas dan inovasi masyarakat bertumpu pada pengetahuan (knowledge). Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki akses terhadap sumber-sumber bacaan yang bermutu sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

"Pengetahuan harus didukung oleh sumber-sumber bacaan yang bermutu agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Konsep seperti itulah yang dikembangkan di perpustakaan," ujarnya pada kegiatan pelepasan peserta KKN Literasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Sabtu (11/7/2026).

Sebagai bentuk implementasi tersebut, Perpusnas pada tahun 2024–2025 membangun 20 ribu ruang baca di seluruh Indonesia yang menyediakan bahan bacaan bermutu bagi anak-anak dan masyarakat. Selain menghadirkan koleksi bacaan, ruang baca tersebut juga menjadi pusat penyelenggaraan berbagai pelatihan keterampilan hidup dan aktivitas literasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang baca tersebut, Adin berharap para peserta KKN Tematik Literasi dapat menggerakkan masyarakat memanfaatkan perpustakaan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), maupun rumah ibadah sehingga aktivitas-aktivitas literasi yang dilakukan dapat menghasilkan manfaat positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, program KKN Tematik Literasi pada tahun 2026 merupakan tahun kedua Perpusnas berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Selama pelaksanaannya, program ini telah menjalin kerja sama dengan 23 perguruan tinggi swasta yang ada di seluruh Indonesia dan melibatkan sekitar 11.700 mahasiswa yang ditempatkan di seluruh Indonesia.

“Ini menjadi salah satu upaya strategis yang kita lakukan agar budaya baca dan kecakapan literasi menjadi fondasi yang kuat dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Alim Bachri, menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan pelepasan mahasiswa KKN Tematik ULM Banjarmasin tahun 2026. Ia menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini ada sekitar 1.500 orang. 

“Ini merupakan salah satu pembuka sejarah pelepasan mahasiswa KKN Tematik ULM yang jumlahnya terbesar sepanjang masa. Kita berharap untuk tahun-tahun yang akan datang, jumlah peserta KKN Tematik ULM yang akan  kita bagi dalam beberapa segmen akan semakin banyak,” tuturnya.

Total mahasiswa yang berpartisipasi dalam KKN Tematik ULM Banjarmasin dibagi ke dalam program KKN Tematik Literasi, KKN Tematik Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Rektor ULM Banjarmasin juga menjelaskan bahwa KKN Tematik ini merupakan keberlanjutan dari program-program KKN yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Yang pertama adalah KKN Internasional yang dilaksanakan pada tahun 2023-2024, selain itu ada pula KKN Kebangsaan yang para pesertanya telah bergabung ke Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur,” pungkasnya.*** (AL/Ed: BS/Dok: EF)

Galeri