Segera Terbit! Buku Menjaga Tahta Mewaris Prestasi, Bukti Perpusnas dan KONI Jabar Perkuat Literasi Olahraga
Jakarta - Humas Perpusnas. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi. Salah satu mitra kolaborasi tersebut adalah Komite Olahraga Nasional (KONI) Jawa Barat (Jabar). Kolaborasi Perpusnas dan KONI Jabar diwujudkan melalui rencana penerbitan buku Menjaga Tahta Mewaris Prestasi.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Suharyanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KONI Jabar serta kerja sama telah dibangun bersama Perpusnas Press. Menurutnya, penerbitan buku ini merupakan kolaborasi nyata untuk memperkuat budaya baca dan kecakapan literasi, khususnya di bidang olahraga.
"Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan melalui kerja sama dengan Perpusnas Press. Ini merupakan kolaborasi nyata untuk penguatan budaya baca dan kecakapan literasi," ungkapnya, Senin (24/8/2026).
Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada penerbitan dan peluncuran buku, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai kegiatan bersama di Perpusnas. Suharyanto menjelaskan, Perpusnas memiliki berbagai koleksi yang berkaitan dengan KONI dan sejarah olahraga Jabar yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari kolaborasi berikutnya.
Koleksi tersebut, lanjutnya, di antaranya berupa surat kabar langka, majalah langka, dan dokumentasi foto. Koleksi yang dimiliki KONI Jabar juga dapat dikolaborasikan dalam pemanfaatan, konservasi, hingga digitalisasi. "Ke depannya bisa dijadikan kolaborasi lagi, tidak berhenti pada penerbitan buku," lanjutnya.
Suharyanto mengatakan, terdapat sejumlah fungsi di lingkungan Kedeputian Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi. Mulai dari pengembangan koleksi, pengolahan atau bibliografi, pelayanan, hingga preservasi. Pada Unit Pengembangan Koleksi, Perpusnas berharap buku yang diterbitkan dapat menjadi bagian dari koleksi melalui pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR). Sementara pada fungsi pengolahan atau bibliografi, Perpusnas memiliki layanan terkait ISBN, ISSN, dan ISMN.
Pada unit preservasi, Suharyanto mengatakan, kolaborasi dapat dilakukan dalam hal konservasi dan digitalisasi terhadap dokumen serta foto-foto lama yang berisi perkembangan sejarah KONI Jabar.
"Ini yang menarik, ketika KONI Jabar memiliki dokumen terkait foto-foto lama perkembangan sejarah dari KONI Jabar. Mungkin ada koleksinya yang bisa dikolaborasi dengan kami, terkait pemanfaatan maupun konservasi koleksi untuk didigitalisasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas dan Protokol KONI Jabar, Kiki Nurjaman, menyambut baik atas terbukanya ruang kolaborasi dengan Perpusnas. Ia mengaku, rencana penerbitan buku tersebut telah dinantikan selama beberapa tahun dan terinspirasi dari pentingnya menghadirkan literasi, khususnya di bidang olahraga.
Ia menjelaskan, buku Menjaga Tahta Mewaris Prestasi menjadi simbol keberhasilan KONI Jabar yang berhasil meraih tiga kali juara umum PON secara berturut-turut pada 2016, 2021 dan 2024. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan bagian penting dari sejarah olahraga Jawa Barat yang perlu didokumentasikan dan dikaji dalam konteks keolahragaan nasional.
Kiki juga menekankan pentingnya literasi bagi atlet dan insan olahraga. Menurutnya, olahraga kini telah berkembang dari sekadar hobi menjadi profesi. “Sehingga atlet perlu memiliki pengetahuan yang memadai, termasuk mengenai sport science, kehidupan pascakarier atlet, serta berbagai alternatif pengembangan diri dan ekonomi,” ulasnya.
"Ini yang memang mereka butuhkan. Ttentang keolahragaan untuk meningkatkan kualitas hidup. Bukan hanya tampil ketika ada kejuaraan, tetapi pasca kejuaraan. Tentang bagaimana mereka sedang tidak menjadi atlet, ini harus di edukasi. Dan saat ini atlet juga harus memiliki pengetahuan, harus memiliki jalan keluar ketika disuguhkan dengan kondisi yang tidak ideal," jelasnya.
Kiki menambahkan, buku ini nantinya tidak diarahkan untuk dikomersialkan, tetapi dimanfaatkan sebagai bahan dokumentasi dan literasi bagi anggota KONI serta cabang olahraga di Jawa Barat.
"Buku ini rencana awal akan terbit pada September. Namun karena ada penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November, makna penerbitannya direncanakan diundur. Dan buku ini sesuai tidak untuk dikomersilkan," pungkasnya.*** (WM/Ed: DRS/Dok: AA)
Galeri










