Sosialisasi MyIntress Digelar Perpusnas, Dorong Akurasi dan Transparansi Data Keuangan
Salemba, Jakarta—Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyelenggarakan Sosialisasi MyIntress Tahun 2025 sebagai langkah memperkuat implementasi sistem pemantauan anggaran dan belanja negara yang terintegrasi di lingkungan Perpusnas. Kegiatan yang digelar di Auditorium Gedung Perpusnas pada Selasa (25/11/2025) ini diikuti oleh pejabat serta pengelola keuangan dari berbagai unit kerja, termasuk dari UPT Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta yang mengikuti secara daring.
Kepala Kelompok Kerja Bidang Keuangan Biro Perencanaan dan Keuangan, Aris Artati, menyampaikan bahwa MyIntress merupakan sistem sumber data tunggal yang mengintegrasikan informasi keuangan yang sebelumnya tersebar dalam berbagai platform. “MyIntress dirancang sebagai sumber data tunggal yang akurat, real-time, dan komprehensif agar mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat serta meningkatkan efisiensi operasional,” ujarnya.
Aris melanjutkan bahwa sistem ini memuat sekitar 11 modul, termasuk anggaran, pembendaharaan, kolaborasi keuangan, persediaan, dan aset. Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan siap menghadapi implementasi penuh MyIntress pada tahun 2025.
Sementara itu, Ade Aulia Rahman dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta II, memberikan penjelasan mengenai tahapan penerapan sistem serta peralihan dari aplikasi sebelumnya. “Mulai 1 Januari 2026, aplikasi seperti Monsakti dan OM-SPAN akan berhenti digunakan dan seluruh proses akan beralih ke MyIntress,” jelasnya.
Ade juga menyoroti kesiapan satuan kerja terkait penetapan pejabat KPA, BPP, PPK, bendahara pengeluaran dan pembantu, serta integrasi prosedur administrasi. Dalam sesi diskusi, ia memastikan bahwa penyesuaian mekanisme penandatanganan SK KPA di lingkungan Perpusnas yang berada pada kewenangan Sekretaris Utama dapat diproses sesuai ketentuan agar implementasi sistem berjalan tepat waktu.
Melengkapi yang disampaikan Aris, Ade juga menegaskan bahwa MyIntress memuat modul pemantauan yang mencakup transaksi pembendaharaan, persediaan, aset, piutang, rekonsiliasi, pelaporan, jurnal, akun, halaman utama kinerja keuangan, hingga layanan konsultasi.
Selain itu, ia menerangkan bahwa pertukaran data dalam MyIntress menggunakan mekanisme API dan host-to-host sesuai kebijakan SPBD, serta menampilkan data yang berasal dari aplikasi sumber seperti Sakti. MyIntress juga menyediakan fitur pemantauan revisi anggaran (IPA), kualitas penyerapan anggaran, komitmen, pembayaran, dan transparansi kinerja fiskal melalui tampilan utama yang dapat dikustomisasi.
Reporter: Alditta Khoirun Nisa
Dokumentasi: Aditya Irfan Fakhruddin
Galeri










