Terima Kunjungan Dinas Perpustakaan Sumatera Selatan, Perpusnas Sampaikan Tiga Fokus Kerangka Penguatan Literasi
Salemba, Jakarta — Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menerima kunjungan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (28/11/2025). Dalam pertemuan itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar menyampaikan tiga fokus kerangka penguatan literasi, yaitu pencapaian Asta Cita keempat dan kedelapan.
Pertama, ia menyebutkan, penguatan budaya baca dan literasi serta pengarusutamaan naskah kuno. Kedua, pengembangan naskah kuno menjadi bacaan kreatif untuk anak-anak seperti komik untuk memperkuat karakter literasi sejak usia dini. Ketiga, standar dan akreditasi perpustakaan juga dijelaskan akan diperkuat melalui reformulasi indikator instrumen, yang sebelumnya lebih berfokus pada komplain dan kini diarahkan pada peningkatan performa layanan.
Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, mengatakan bahwa provinsinya sudah menjalankan program yang diimbau oleh Perpusnas. Misalnya, Festival Literasi yang tidak hanya menampilkan perpustakaannya saja, tetapi juga telah menerapkan lima fungsi perpustakaan yaitu fungsi pendidikan, fungsi penelitian, fungsi kelestarian, fungsi informasi dan fungsi rekreasi.
Pada kesempatan tersebut, Irhamni Ali, Pustakawan Perpusnas memaparkan pembaruan instrumen perhitungan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Ia juga menjelaskan instrumen dan cara pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) agar lebih mencerminkan aktivitas literasi aktual. Perpusnas akan meluncurkan instrumen dan indeks TKM terbaru pada kuartal pertama tahun 2026.
Irhamni Ali juga menyoroti tantangan dalam pengukuran penggunaan perpustakaan di masyarakat. Menurutnya, minat baca masyarakat tinggi, tetapi tidak selalu tercatat sebagai aktivitas perpustakaan karena dilakukan di luar fasilitas perpustakaan. “Jadi mereka membaca buku, tapi di kafe ini sehingga kita enggak bisa mendapatkan insight terkait penggunaan perpustakaan untuk membaca itu yang jadi masalah, TKM tahun ini adalah khusus untuk penggunaan perpustakaan sebagai core tepat tempat inti mereka membaca, koleksinya dan lain sebagainya.” ujarnya
Audiensi turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Muara Enim, serta Kabupaten Lahat.
Reporter: Qintara Amalia
Editor: Dyah R. Sugiyanto
Dokumentasi : Aji Anwar
Galeri









