Titik Baca Digital Berbasi QR Code, Usulan Inovatif Penguatan Budaya Baca dan Kecakapan Literasi

Gallery image

Titik Baca Digital Berbasi QR Code, Usulan Inovatif Penguatan Budaya Baca dan Kecakapan Literasi

 

Salemba, Jakarta — Asisten II Sekretariat Daerah Bone Bolango, Yusbar Ismail mengusulkan titik baca digital berbasis QR Code sebagai solusi inovatif untuk upaya penguatan budaya baca dan kecakapan literasi.

 

Ia menilai program ini sangat efisien karena titik baca tersebut kelak akan terhubung dengan koleksi e-book dan iPusnas. Sehingga menurutnya, permasalahan dalam mengakses koleksi bahan bacaan dan jarak tempuh yang jauh untuk menuju perpustakaan daerah dapat teratasi.

 

“Keunggulan daripada program yang kami bawa adalah terkait efisiensi biaya. Jadi walaupun tanpa gedung besar, perawatan buku fisik, adalah bagaimana mudah diakses masyarakat secara gratis,” jelasnya, pada Rabu (21/01/2026).

 

Menanggapi ide tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Adin Bondar menyatakan bahwa dirinya sependapat. Menurutnya, literasi memegang peranan penting sebagai fondasi pemberdayaan masyarakat.

 

“Kemiskinan informasi membuat masyarakat tidak produktif. Untuk itu, perpustakaan harus hadir sebagai solusi,” ujarnya saat menerima kedatangan Yusbar dan tim.

 

Lebih lanjut, Adin juga menjelaskan Perpusnas sejauh ini telah hadir untuk menyalurkan stimulus berupa perpustakaan keliling (motor dan mobil), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk pembangunan dan renovasi, serta Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebanyak 9 lokus.

 

Di akhir pertemuan tersebut, Adin mengingatkan rombongan Bone Bolango agar segera mengisi dan melengkapi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). “IPLM ini bukan sekadar angka, melainkan indikator utama yang mencerminkan komitmen daerah dalam membangun budaya baca dan literasi,” tutupnya.

 

Yusbar hadir bersama tim jajarannya yang terdiri dari Asisten III Sekretaris Daerah Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan, Sri Lalijo; Kepala Badan Keuangan, Halim Katili;  serta Kepala Dinas Perpustakaan, Mesyalina V. Saputra dan tim ahli Bupati Bone Bolango.

 

 

Reporter: Frista Maria

Editor: Basma Sartika

Dokumentasi: Ahmad Kemal Nasution

 

 

Galeri