Turats dan Literasi Digital Jadi Fondasi Pendidikan Islam di Era Modern
Garut– Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), E. Aminudin Aziz, memberikan paparan dalam Kuliah Umum Institut Agama Islam Persatuan Islam (IAI PERSIS) Garut yang bertema Penguatan Ekosistem Literasi Kampus Bervisi Turats Berbasis Digital, Senin (29/9/2025).
Ia menjelaskan, turats memiliki ciri khas sebagai karya-karya klasik, pemikiran ulama terkemuka, bagian dari tradisi intelektual Islam, serta bersifat dinamis dan saling melengkapi.
Turats, lanjutnya, adalah warisan intelektual ulama yang merupakan bukti tingginya literasi bangsa sejak dulu yang tergambar dalam aksara yang beragam seperti Kawi, Jawi, Pegon dan lainnya.
“Digitalisasi turats membuka ruang literasi yang lebih luas. Selain itu, integrasi turats dan literasi digital dalam pendidikan Islam, melahirkan generasi yang berakar pada khazanah keilmuan klasik, mampu berpikir kritis dan argumentatif serta siap menghadapi tantangan modern dengan teknologi,” urainya.
Lebih lanjut, ia menambahkan beberapa strategi penguatan literasi yang dapat dilakukan di perguruan tinggi antara lain membangun Gerakan Literasi Kampus (GLK) melalui forum diskusi terpumpun, mengintegrasi literasi lintas disiplin keilmuan, melakukan transformasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta berkolaborasi dengan sektor eksternal.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Pimpinan Daerah, Daden Robi Rahman, Badan Perwakilan Jamiyyah IAI Persis Garut Ena Sumpena, dan Wakil Rektor 1 IAI PERSIS Garut, Daris Tamin.
Reporter & Dokumentasi: Anastasia Lily
Galeri









